Perundungan (bullying) merupakan persoalan serius di lingkungan pendidikan yang berdampak pada kesehatan psikologis, relasi sosial, dan prestasi akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai strategi preventif dalam mencegah perundungan melalui internalisasi nilai-nilai teologis dan pembentukan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research, menganalisis literatur teologi, pendidikan Kristen, dan kajian empiris tentang bullying. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai martabat manusia sebagai gambar Allah (Kej. 1:27), kasih (Mat. 22:39), dan pengampunan (Kol. 3:13) memiliki relevansi signifikan sebagai fondasi etis dalam membangun budaya sekolah yang inklusif dan anti-perundungan. Implementasi PAK yang kontekstual, kolaboratif, dan berbasis pembentukan karakter berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkeadilan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai Kristiani dengan pendekatan pedagogis dan psikososial dapat menjadi model preventif yang sistematis dalam mengurangi praktik perundungan di sekolah.
Copyrights © 2025