Dalam industri pangan, peran Quality Control (QC) sangat vital untuk memastikan produk sesuai dengan standar yang ditetapkan. Etika komunikasi menjadi elemen penting dalam menjalankan tugas QC untukmenjamin kualitas produk. Artikel ini membahas penerapan etika komunikasi di PT Formosa IngredientFactory Tbk berdasarkan wawancara dengan pegawai QC. Hasil wawancara menunjukkan bahwakomunikasi yang ramah, sopan, dan efektif sangat dijunjung tinggi di perusahaan ini. Penerapan etikakomunikasi mencakup sikap jujur, menjaga intonasi, dan mendengarkan dengan seksama. Selain itu,perusahaan menetapkan aturan etika komunikasi secara tertulis dan melalui briefing rutin. Sanksi tegasditerapkan untuk pelanggaran etika, dengan tujuan menjaga kepercayaan dan stabilitas perusahaan. Teorietika deontologis, komunikasi interpersonal, dan utilitarianisme memberikan landasan teoretis yang relevan untuk memahami pentingnya etika komunikasi dalam profesi QC. Penerapan etika ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja tetapi juga menjaga hubungan baik antar departemen dan memastikan kepuasan konsumen.
Copyrights © 2024