Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar
Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Farmasi Edisi Desember

FILSAFAT ILMU DALAM ILMU KEFARMASIAN: FONDASI EPISTEMIK, METODOLOGIS, DAN IMPLIKASI PENGEMBANGAN SAINS-PROFESI FARMASI

Doloking, Haeria (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan ilmu kefarmasian menunjukkan transformasi yang semakin kompleks, menghubungkan kimia, biologi, teknologi, dan praktik klinis dalam satu disiplin interdisipliner Tujuan: Artikel tinjauan ini mengkaji landasan filosofis ilmu kefarmasian dengan mengintegrasikan perspektif ontologis, epistemologis, dan aksiologis guna memperkuat identitas farmasi sebagai disiplin ilmu interdisipliner. Secara ontologis, ilmu kefarmasian mencakup realitas berlapis yang meliputi obat sebagai entitas fisikokimia, tubuh manusia sebagai sistem biologis adaptif yang kompleks, serta interaksi obat–organisme dalam konteks terapeutik. Dimensi epistemologis menyoroti pluralisme metode—eksperimental, klinis, observasional, dan komputasional—serta membahas tantangan kontemporer seperti kesenjangan translasi (translational gap), keterbatasan bukti ilmiah, dan opasitas epistemik dalam penemuan obat berbasis kecerdasan buatan. Dimensi aksiologis menekankan tanggung jawab etis dalam penelitian dan praktik kefarmasian, termasuk keselamatan pasien, integritas profesional, jaminan kehalalan, serta keberlanjutan melalui penerapan prinsip green pharmacy. Metode: Pencarian literatur terstruktur pada rentang tahun 2000–2025 memperoleh 25 sumber utama dari basis data internasional yang kemudian disintesis menggunakan pendekatan naratif-kritis. Tinjauan ini mengusulkan suatu kerangka konseptual integratif untuk memandu penelitian, pendidikan, dan pengembangan profesional di bidang farmasi. Hasil: Artikel ini berargumen bahwa landasan filosofis merupakan elemen esensial dalam menavigasi kompleksitas ilmiah, mendukung inovasi yang bertanggung jawab, serta memposisikan farmasi dalam kerangka sosial dan etika, khususnya dalam konteks Indonesia. Kesimpulan: Sintesis ketiga dimensi tersebut menunjukkan bahwa identitas ilmu kefarmasian modern dibentuk oleh kombinasi antara pemahaman filosofis yang mendalam, metodologi ilmiah yang adaptif, dan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan Kata kunci: Ilmu kefarmasian, ontologi, epistemologi, aksiologi, interdisipliner

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jurnal_farmasi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi diterbitkan oleh Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun dengan tema seputar ilmu kefarmasian, yang mencakup Sains Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen ...