Keterbatasan akses air tawar di wilayah pesisir akibat tekanan antropogenik dan perubahan iklim menuntut inovasi teknologi desalinasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi prototipe desalinasi non-invasif tenaga surya dengan menerapkan Sistem Desalinasi Hibrida (Fotovoltaik-Termoelektrik) guna memenuhi kebutuhan produksi air bersih secara off-grid. Melalui desain modular yang mengedepankan skalabilitas dan kemudahan instalasi, studi ini mengevaluasi peningkatan kinerja dari prototipe awal menuju unit skala pilot yang dioptimalkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sistem mencapai efisiensi penghilangan konduktivitas hingga $>99\%$, yang menjamin kualitas air bersih secara konsisten antar musim. Implementasi teknologi hibrida pada unit skala pilot berhasil meningkatkan produktivitas secara signifikan dari 0,45 L/hari.m² menjadi 6 L/hari.m² pada periode radiasi matahari puncak. Temuan ini mengonfirmasi bahwa integrasi komponen fotovoltaik-termoelektrik tidak hanya meningkatkan efisiensi konversi energi matahari secara substansial, tetapi juga menawarkan solusi desalinasi yang non-invasif bagi ekosistem pesisir. Penulisan ini memberikan kontribusi pada pengembangan infrastruktur air mandiri di wilayah dengan intensitas cahaya matahari melimpah, sekaligus membuka peluang riset lanjutan pada penggunaan material penyerap inovatif dan sistem kontrol operasional yang adaptif.
Copyrights © 2026