Bencana abrasi merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang banyak terjadi di Kawasan pesisir di Indonesia, termasuk di Kawasan pesisir Jerowaru, Lombok Timur. Upaya mitigasi dan adaptasi harus terus dilakukan secara efektif agar dapat mengurangi risiko dan dampak bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya mitigasi struktural dan strategi adaptasi masyarakat untuk mengurangi risiko bencana abrasi di Kawasan Pesisir Jerowaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Milles & Huberman, dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: upaya mitigasi struktural dilakukan dengan pembangunan fisik seperti pembangunan tanggul laut, struktur hybrid engineering berbahan bambu, dan konservasi-rehabilitasi lahan mangrove. Adapun strategi adaptasi yang dilakukan masyarakat dalam menghadapi bencana abrasi antara lain berupa adaptasi sosial-ekonomi, adaptasi infrastruktur dan permukiman, adaptasi lingkungan, serta adaptasi kelembagaan dan kebijakan lokal.
Copyrights © 2026