Diare tetap menjadi tantangan medis signifikan yang memicu angka kesakitan dan kematian pada balita di Indonesia. Komplikasi serius berupa dehidrasi sering kali dipicu oleh keterbatasan pemahaman orang tua serta kondisi fisik balita itu sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memetakan karakteristik balita penderita diare melalui parameter tingkat pengetahuan orang tua, status gizi, dan derajat dehidrasi di RSUD Labuang Baji Makassar. Metode: Studi ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah balita yang dirawat inap di RSUD Labuang Baji. Analisis data dilakukan secara univariat untuk memberikan gambaran frekuensi pada tiap variabel. Hasil: Temuan riset menunjukkan mayoritas wali pasien memiliki pengetahuan yang tergolong rendah (59,4%). Di sisi lain, 71,9% balita memiliki status gizi yang baik, dan 68,8% pasien masuk dalam kategori dehidrasi ringan hingga sedang. Kesimpulan: Sebagian besar kasus diare pada balita di lokasi penelitian terjadi pada anak dengan gizi yang memadai namun disertai rendahnya pemahaman orang tua mengenai penanganan diare, dengan kondisi klinis dominan pada tingkat dehidrasi non-berat.
Copyrights © 2025