Ady Iranas
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENANAE KOTA BIMA TAHUN 2023 Muhd. Firmansyah; Ady Iranas; Darmin
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 10 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/wbtfz237

Abstract

Berdasarkan laporan dari kabupaten/kota, jumlah kasus kematian ibu di Provinsi NTB selama tahun 2021 adalah 144/100.000 KH, meningkat jika dibandingkan tahun 2020 dengan jumlah kematian ibu sebanyak 122/100.000 KH. Sedangkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kota Bima Tahun 2020 sebanyak 90/100.000 KH, sedangkan pada tahun 2021 terjadi peningkatan yaitu 192 angka kematian ibu per 100.000 KH. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Bima jumlah kasus Kejadian Ketuban Pecah Dini pada tahun 2021 adalah 279 kasus dan data Kejadian Ketuban Pecah Dini di Puskesmas Penana'e tahun 2022 sebanyak 100 kasus. Kecemasan merupakan suatu keadaan kondisi emosional seseorang yang tidak menyenangkan yang ditandai dengan perasaan-perasaan yang tidak diketahui secara langsung sebabnya seperti kekhawatiran pada diri seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) dengan tingkat kecemasan pada ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Penanae Kota Bima Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode study korelasi melalui pendekatan cross sectional. Sempel pada penelitian ini ada 30 responden dengan teknik total sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil analisa menjelaskan bahwa 11 responden (36.7%) dengan Ketuban Pecah Dini (KPD) mengalami tingkat kecemasan panik sedangkan 19 responden ( 63.3%) yang tidak Ketuban Pecah Dini (KPD) mengalami tingkat kecemasan ringan, sedang, dan berat
GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFOMASIONAL KEPALA RUANG RAWAT INAP DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSUD LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR Ady Iranas
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 01 (2025): Desember 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/z9gccc85

Abstract

Kepemimpinan transformational ialah persepsi tentang pemimpin yang memiliki tekad tinggi untuk mendorong bawahan, menyiapkan keinginan bawahan, serta melakukan bawahan sebagaimana mahluk (insan) sebenarnya. Menurut Saravo (2017), kepemimpinan transformasional dapat menciptakan lingkungan yang memotivasi para pengikutnya dalam mencapai tujuan organisasi serta mengembangkan minat dalam bekerja. Meraka berpendapat bahwa stimulasi intelektual yang merupakan salah satu karakteristik kepemimpinan transformasional, agar mampu mendorong kreativitas dan eksperimen menjadi lebih baik, sehingga mengarah pada strategi diferensiasi yang lebih inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan transformasi karismatik, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual dan perhatian individual kepala ruang rawat inap dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan kuantitatif, uji hipotesis dan analisis data dengan menggunakan che square methods untuk mengukur hubungan antar variabel. Populasi adalah seluruh perawat di RSUD Labuang Baji Makassar. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, Jumlah sampel terpilih adalah 89 orang tenaga perawat pada ruang rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar. Penelilian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Labuang Baji Makasar dengan nilai (ρ=0,000)<(α=0,05).
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN STATUS GIZI ANAK DENGAN TINGKAT DEHIDRASI BALITA PENDERITA DIARE DI RUANG PERAWATAN ANAK RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Mariati; Ady Iranas; Kiki Rizki Aulia
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 01 (2025): Desember 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/6rzx7s05

Abstract

Abstract Background : Diarrhea with dehydration in toddlers remains a major cause of child morbidity and mortality. This may be due to parents' inadequate implementation of early rehydration principles at home, leading to dehydration by the time they are brought to the health care facility. It may also be due to the child's physical condition during diarrhea, which is not optimal for nutritional support. Objective : This study aimed to determine factors associated with dehydration levels in toddlers with diarrhea. Method : This study used a descriptive analytical method with a cross-sectional approach. The study site was Ruang Perawatan Anak of Labuang Baji Hospital, Makassar. The sample was toddlers with diarrhea treated there. The sampling technique used was accidental sampling. Data were obtained from surveys, interviews, and direct observation upon patient arrival, as well as primary data from the Pediatric Ward of Labuang Baji Hospital. Hypotheses were tested using the Chi-square test with a p-value <0.05. Results : The results obtained during the study were a sample size of 32 respondents. The Fisher test analysis revealed a relationship between parental knowledge and dehydration levels with a p-value of <0.001 (<0.05), and a relationship between nutritional status and dehydration levels with a p-value of <0.001 (<0.05).
GAMBARAN KARAKTERISTIK BALITA PENDERITA DIARE DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR : TINJAUAN PENGETAHUAN ORANG TUA DAN KONDISI KLINIS ANAK Mariati; Ady Iranas; Kiki Rizki Aulia
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 01 (2025): Desember 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/xywyzk44

Abstract

Diare tetap menjadi tantangan medis signifikan yang memicu angka kesakitan dan kematian pada balita di Indonesia. Komplikasi serius berupa dehidrasi sering kali dipicu oleh keterbatasan pemahaman orang tua serta kondisi fisik balita itu sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memetakan karakteristik balita penderita diare melalui parameter tingkat pengetahuan orang tua, status gizi, dan derajat dehidrasi di RSUD Labuang Baji Makassar. Metode: Studi ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah balita yang dirawat inap di RSUD Labuang Baji. Analisis data dilakukan secara univariat untuk memberikan gambaran frekuensi pada tiap variabel. Hasil: Temuan riset menunjukkan mayoritas wali pasien memiliki pengetahuan yang tergolong rendah (59,4%). Di sisi lain, 71,9% balita memiliki status gizi yang baik, dan 68,8% pasien masuk dalam kategori dehidrasi ringan hingga sedang. Kesimpulan: Sebagian besar kasus diare pada balita di lokasi penelitian terjadi pada anak dengan gizi yang memadai namun disertai rendahnya pemahaman orang tua mengenai penanganan diare, dengan kondisi klinis dominan pada tingkat dehidrasi non-berat.