Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan terukur, Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UNSIQ Kelompok 29 di Desa Banyuasinkembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik keagamaan anak-anak melalui pendampingan intensif di TPQ Kyai Aziz, TPQ Kyai Fuad, dan TPQ Kyai Panut. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya motivasi belajar santri, metode pembelajaran yang monoton, serta ketimpangan rasio pengajar yang berdampak pada rendahnya kualitas bacaan santri. Dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research) berbasis partisipasi aktif dan pendekatan mahasiswa sebagai companion learners, tim KPM mengimplementasikan strategi habituation (pembiasaan) yang mencakup pendampingan membaca Al-Qur'an, hafalan doa harian, penguatan adab, serta praktik ibadah sederhana. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara kuantitatif, di mana literasi Al-Qur’an (makhraj dan tajwid) santri meningkat drastis dari 40% menjadi 85%, dan kemampuan hafalan doa harian meningkat dari 35% menjadi 90%. Secara kualitatif, terjadi perubahan positif pada karakter dan kedisiplinan santri yang diakui oleh pengajar lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan TPQ berbasis potensi lokal dan kolaborasi erat dengan tokoh agama setempat efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta membangun fondasi karakter religius anak usia dini di pedesaan.
Copyrights © 2026