Disrupsi teknologi Artificial Intelligence (AI) telah menciptakan pergeseran fundamental dalam pola kognitif generasi Z, yang sering kali terjebak dalam penggunaan alat generatif tanpa pemahaman kritis terhadap validitas data. Program ini dirancang untuk mentransformasi paradigma siswa dari konsumen teknologi pasif menjadi pengguna yang analitis dan etis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang mengintegrasikan sosialisasi teoretis, demonstrasi teknik prompt engineering, dan simulasi deteksi bias algoritma. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 27 Oktober 2025 dengan melibatkan siswa kelas XII sebagai subjek utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan analisis kritis peserta sebesar 82%, di mana siswa mampu mengidentifikasi halusinasi informasi pada AI dan menerapkan prinsip verifikasi data mandiri. Dampak jangka panjang dari kegiatan ini adalah penguatan resiliensi kognitif siswa dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus membekali mereka dengan integritas akademik dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
Copyrights © 2026