Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi multiliterasi dalam pembelajaran English for Specific Purpose (ESP) pada pendidikan kesetaraan di PKBM Usaha Mandiri Blitar. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan kepala PKBM dan guru Bahasa Inggris, serta analisis dokumen dan produk belajar siswa. Hasil menunjukkan pembelajaran berbasis multiliterasi terintegrasi dengan keterampilan hidup, di mana bahasa Inggris berfungsi sebagai alat praktis untuk aktivitas sehari-hari, kebutuhan kerja, dan rencana studi lanjut. Praktik multimodal tampak melalui penggunaan mode tekstual, visual, digital, dan praktik langsung terutama pada teks prosedural dan deskriptif kontekstual. Walau istilah multiliterasi tidak tertulis dalam perencanaan, karakteristiknya hadir pada level literasi fungsional. Kurikulum fleksibel mendukung integrasi ESP, multiliterasi, dan kecakapan hidup sesuai kebutuhan peserta didik. Temuan ini menegaskan kontribusi teoretis bagi kajian multiliterasi dan ESP di pendidikan nonformal serta implikasi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran kontekstual dan bermakna bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan secara luas.
Copyrights © 2026