Penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas apron di Bandar Udara Kelas I Wamena masih mampu menunjang kelancaran operasional penerbangan, namun mendekati batas optimal. Dari tiga indikator utama ukuran apron, tata ruang, dan aspek keselamatan—seluruhnya memperoleh kategori penilaian "Baik", namun ditemukan sejumlah kendala teknis dan operasional yang perlu ditangani secara sistematis. Ukuran apron masih perlu diperluas, terutama untuk mengantisipasi pertumbuhan trafik harian. Tata ruang yang digunakan saat ini cukup efektif namun belum efisien saat peak hour, sedangkan aspek keselamatan menunjukkan perlunya penguatan SOP dan pengawasan visual marshaller. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran kondisi aktual di lapangan serta merekomendasikan peningkatan infrastruktur dan manajemen operasional apron sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan keselamatan penerbangan di kawasan dengan kondisi geografis ekstrem seperti Wamena. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dan operator bandara dalam mengelola lalu lintas udara yang semakin kompleks.
Copyrights © 2025