Pendidikan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai sarana pengembangan pengetahuan dan pembentukan karakter. Dalam perspektif Al-Qur'an, ilmu memiliki kedudukan istimewa yang menjadikan manusia lebih unggul dibanding makhluk lain dalam menjalankan peran kekhalifahannya. Oleh karena itu, penanaman nilai spiritual agama dalam pembelajaran sains menjadi penting untuk menumbuhkan iman dan takwa melalui pemahaman terhadap fenomena penciptaan alam semesta. Artikel ini menggunakan desain kajian literatur dengan langkah-langkah meliputi pengumpulan sumber pustaka, pembacaan dan pencatatan, serta perbandingan berbagai literatur terkait sains dan Islam. Data yang digunakan berupa data sekunder dari buku teks, jurnal, dan artikel ilmiah. Dalam Islam, pengembangan ilmu pengetahuan didasarkan pada tiga pilar utama: ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Implementasi integrasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran sains dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum, integrasi proses pembelajaran, serta integrasi sains atau islamisasi sains, sehingga pendidikan tidak hanya menghasilkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk spiritualitas peserta didik.
Copyrights © 2026