Di era industri 4.0 dan kebijakan Merdeka Belajar, guru dituntut menjadi penggerak yang dinamis dan kompeten dalam penggunaan TIK. Namun, implementasi pengembangan diri secara mandiri seringkali terhambat oleh keterbatasan waktu dan pemahaman cara melakukan evaluasi diri yang efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting refleksi diri dalam pengembangan kompetensi profesional guru serta mengidentifikasi hubungan antara frekuensi refleksi dengan peningkatan kinerja. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan metode studi literatur kualitatif. Data bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen penelitian relevan yang dianalisis secara sistematis. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa refleksi diri memungkinkan guru memahami kekuatan dan kelemahan praktik mengajar mereka. Komponen refleksi mencakup penguasaan materi (content knowledge), pengetahuan pedagogik, dan pengemasan materi dalam pembelajaran (pedagogical content knowledge). Kesimpulan: Refleksi diri memberikan kontribusi tinggi terhadap profesionalisme guru dan efektivitas pembelajaran di kelas, yang pada akhirnya meningkatkan kompetensi peserta didik.
Copyrights © 2026