Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di SD Masehi Kambaniru 2 menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas 1 kepala sekolah, 3 guru kelas, dan 6 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi pembelajaran selama 4 minggu, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui proses coding terbuka, kategorisasi, dan penarikan tema. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen konteks didukung oleh kebijakan sekolah dan lingkungan belajar yang kondusif. Komponen input menunjukkan kompetensi guru dan ketersediaan sarana pembelajaran cukup memadai, meskipun pemahaman strategi pembelajaran mendalam masih perlu diperkuat. Komponen proses menunjukkan pembelajaran aktif dan berpusat pada siswa telah diterapkan namun belum optimal karena guru masih dalam tahap adaptasi strategi. Komponen produk menunjukkan dampak positif terhadap pemahaman konsep siswa dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa model CIPP efektif digunakan untuk mengevaluasi implementasi pembelajaran mendalam secara komprehensif.
Copyrights © 2026