Sepak bola memiliki sistem pembinaan berjenjang, dan usia 14–15 tahun merupakan fase transisi penting menuju pembinaan prestasi sehingga membutuhkan evaluasi keterampilan teknik dasar secara terukur. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat keterampilan teknik dasar sepak bola pemain usia 14–15 tahun di SSB Tunjung Sekar Kota Malang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel berjumlah 25 pemain dari total populasi 35 pemain, ditentukan melalui purposive sampling. Pengambilan data dilaksanakan pada 23–24 April 2025 di Lapangan Sepak Bola Tunjung Sekar Kota Malang. Instrumen menggunakan tes keterampilan teknik dasar dari meliputi dribbling, passing dan stopping, shooting, serta heading. Data dianalisis secara deskriptif melalui nilai rata-rata, standar deviasi, dan distribusi kategori, serta dikonversi ke T-score. Hasil menunjukkan keterampilan teknik dasar secara keseluruhan berada pada kategori kurang: 28% pemain kategori sedang, 68% kategori kurang, dan 4% kategori kurang sekali, tanpa pemain pada kategori baik maupun baik sekali. Passing dan stopping relatif lebih baik (40% kategori baik), sedangkan dribbling menjadi kelemahan utama (48% kategori kurang sekali), diikuti shooting dan heading yang masih didominasi kategori sedang hingga kurang. Kesimpulannya, diperlukan evaluasi dan perbaikan program latihan secara sistematis, dengan prioritas peningkatan dribbling serta penguatan shooting dan heading sesuai karakteristik usia.
Copyrights © 2026