Pencemaran lingkungan akibat limbah industri tekstil menjadi permasalahan serius, terutama karena kandungan pewarna sintetis seperti metilen biru yang berpotensi merusak ekosistem perairan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa lebih dari 50% limbah industri cair yang mencemari perairan di Indonesia berasal dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas frass rayap sebagai adsorben alami dalam menyerap limbah pewarna sintetis sebagai solusi pengolahan limbah cair yang ramah lingkungan dan ekonomis. Hasil percobaan menunjukkan bahwa frass rayap mampu menurunkan konsentrasi metilen biru secara signifikan, terutama setelah melalui proses karbonisasi dan aktivasi yang meningkatkan kemampuan adsorpsinya. Dengan demikian, frass rayap berpotensi menjadi alternatif adsorben berkelanjutan yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM dalam pengelolaan limbah tekstil. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji efektivitas frass rayap terhadap jenis pewarna sintetis lainnya.
Copyrights © 2026