Kebijakan pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan mendasar, seperti kesenjangan mutu pendidikan antardaerah, rendahnya kompetensi pendidik, ketimpangan akses dan kualitas layanan pendidikan, serta belum optimalnya pemanfaatan data dan hasil penelitian dalam proses perumusan kebijakan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan belum sepenuhnya disusun berdasarkan bukti empiris dan analisis ilmiah yang sistematis. Oleh karena itu, pendekatan kebijakan berbasis penelitian (evidence-based policy) menjadi penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan lebih kontekstual, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kebijakan pendidikan berbasis penelitian, mengidentifikasi hambatan dalam penerapannya, serta merumuskan strategi pengembangan kebijakan berbasis bukti dalam tata kelola pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen kebijakan, artikel jurnal nasional dan internasional, serta laporan penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi lemahnya mekanisme alih pengetahuan antara akademisi dan pembuat kebijakan, rendahnya literasi riset birokrasi pendidikan, keterbatasan kualitas dan keterbukaan data, serta minimnya evaluasi kebijakan berbasis bukti. Penelitian ini merekomendasikan penguatan ekosistem riset kebijakan pendidikan melalui peningkatan kapasitas analitis, integrasi sistem data pendidikan, dan kolaborasi lintas aktor guna mewujudkan tata kelola pendidikan yang efektif dan akuntabel.
Copyrights © 2026