Kemacetan terjadi disalah satu kawasan ruas jalan terowongan kaligandu utamanya pada saat jam puncak, yaitu pada hari Senin Sore pukul 17.00-18.00 WIB. Kawasan tersebut memiliki dua lajur dua arah dan dua simpang pada jarak yang berdekatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab kemacetan pada kawasan ruas terowongan kaligandu dan menganalisa bentuk penerapan manajemen sistem transportasi yang tepat untuk mengatasi kemacetan lalu lintas pada kawasan tersebut. Penelitian observasional melalui survei lalu lintas dilakukan selama tiga hari meliputi survei volume lalu lintas, dan karakteristik lalu lintas. Metode analisa mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi sebesar 1615 smp/jam dimana dapat diidentifikasi bahwa penyebab kemacetan di kawasan tersebut yaitu akibat terfokusnya arus lalu lintas ke terowongan kaligandu mengakibatkan kemacetan secara berkelanjutan terutama pada saat jam puncak. Salah satu penyebabnya adalah kapasitas terowongan kaligandu yang sudah tidak bisa menampung volume lalu lintas yang semakin besar, minimnya ketersediaan rambu lalu lintas. Bentuk manajemen transportasi yang tepat diterapkan yaitu diadakannya pelebaran jalan pada ruas jalan terowongan kaligandu, manajemen kapasitas dengan penerapan rekayasa ruang parkir bagi pengendara dan penyediaan rambu lalu lintas.
Copyrights © 2026