Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang berperan penting dalam perekonomian petani pada sistem perkebunan rakyat. Namun peningkatan produktivitas kakao belum sepenuhnya diikuti oleh penerapan praktik pemeliharaan kebun yang optimal, khususnya pemangkasan dan sanitasi kebun. Kondisi serupa ditemukan pada perkebunan kakao rakyat di Tampo Makale, Kabupaten Tana Toraja, di mana praktik pemeliharaan masih dilakukan secara tidak konsisten akibat keterbatasan tenaga kerja, usia petani, jarak kebun, serta keterlibatan petani dalam aktivitas di luar usaha tani. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan kebun kakao melalui pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara lapangan, diskusi partisipatif, serta pendampingan teknis langsung di kebun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif secara signifikan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi petani dalam menerapkan praktik pemangkasan dan sanitasi kebun secara rutin. Solusi yang dirumuskan bersama petani dinilai lebih realistis, aplikatif, dan berkelanjutan sesuai kondisi lokal. Program ini berkontribusi dalam memperkuat pengelolaan kebun kakao rakyat yang efektif dan berkelanjutan serta mendukung peningkatan produktivitas.
Copyrights © 2026