Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio keuangan berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan beberapa rasio keuangan, yaitu rasio otonomi, rasio efektivitas, rasio efisiensi, pangsa, dan pertumbuhan. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan dari tahun 2013 hingga 2017 menunjukkan bahwa kinerja keuangan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat dalam hal otonomi masih sangat kurang dengan pola hubungan instruktif dan tingkat rasio rata-rata sebesar 11,67%, sedangkan dari segi efektivitas dinilai sangat efektif karena memiliki rasio rata-rata 131,19%, dari segi efisiensi rata-rata 99,5% yang menunjukkan masih kurang inefisiensi. Dan untuk perhitungan porsi dan pertumbuhan anggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Jawa Barat dari tahun 2013 hingga 2017, menunjukkan rata-rata pangsa 8,61%, dan pertumbuhan 211,96%.
Copyrights © 2020