Latar belakang: Pengetahuan yang tidak tepat mengenai manfaat kolostrum pada awal pemberian Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dapat menimbulkan kurangnya ketertarikan dan motivasi ibu untuk memberikan ASI Eksklusif. Persentase IMD terendah tahun 2023 di Kota Banjarmasin terdata di Puskesmas Kelayan Timur sebesar 36,4%. Short video sebagai media edukasi audiovisual dianggap paling efektif untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian: Mengevaluasi pengetahuan ibu hamil primigravida tentang manfaat kolostrum melalui pemberian edukasi dengan media short video di Puskesmas Kelayan Timur. Metode: Penelitian pra-eksperimental one group pre test – post test ini dilakukan pada 15 ibu primigravida di Puskesmas Kelayan Timur dengan teknik accidental sampling dan dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil: Mayoritas responden berumur tidak beresiko sebanyak 12 dari 15 sampel (80%), berpendidikan menengah (SMA) dengan jumlah 7 dari 15 sampel (46,7%), tidak bekerja dengan jumlah 12 dari 15 responden (80%); berpengetahuan kurang sebelum intervensi dengan jumlah 7 dari 15 responden (46,7%); berpengetahuan baik setelah intervensi dengan jumlah 12 dari 15 responden (80,0%); serta ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,004). Simpulan: Media short video dapat meningkatkan pengetahuan ibu primigravida tentang manfaat kolostrum.
Copyrights © 2025