Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Efektivitas Teknik Counterpressure Terhadap Intensitas Nyeri Kala 1 Fase Aktif Persalinan Normal Nurussa’adah, Awwaliyah; Zulliati, Zulliati; Hidayah, Nurul
USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: USADA NUSANTARA
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/usd.v2i1.583

Abstract

Pain in childbirth is common and is a process that involves the physiological and psychological mother. Efforts to reduce copycat pain with complementary techniques, one of which is by massase or touch. The purpose of the study was to analyze the effectiveness of the Counterpressure technique in reducing pain in labor during the active phase I in the delivery room of RSUD H. Badaruddin Kasim. This research method is a quasi-experimental research with a Two-Group Postest Only design. The population is all normal maternity mothers when 1 phase is active in January 2023. The samples were maternity mothers who were given counterpressure techniques as many as 10 respondents and maternity mothers who were not given counterpressure techniques as many as 10 respondents with sampling techniques with purposive sampling. Data analysis techniques with the Mann Withney test. The results showed the intensity of maternity pain during the active phase I given counterpressure techniques showed the majority of mild pain by 10 respondents (100%). The intensity of maternal pain during the active phase I that was not given counterpressure techniques showed the majority of moderate pain of 8 respondents (80%).
Efektifitas Edukasi Kesehatan Tentang Penggunaan Skrining Pre Eklamsia Terhadap Keterampilan Kader Dalam Mendeteksi Ibu Hamil Resiko Tinggi di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tanta Setyaningsih, Agus; Zulliati, Zulliati; Hidayah, Nurul
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v4i1.2868

Abstract

One of the causes of MMR and AKB in Indonesia mostly occurs due to hypertension (25%). Prevention of preeclampsia is by screening pre-eclampsia in pregnant women at >20 weeks gestation. The role of cadres is very important in helping midwives to detect high-risk pregnant women. The purpose of the study was to determine the effectiveness of health education on the use of pre-eclampsia screening on cadre skills in detecting high-risk pregnant women in posyandu working areas of Tanta Health Center. This research method includes experimental research using pre-experimental designs type Pretes-Posttest Design. The population is posyandu cadres for pregnant women and toddlers in the Tanta Health Center work area as many as 80 people with sampling techniques with Quota Sampling as many as 40 respondents. The data analysis technique uses the Wilcoxon signed Rank test. The results showed that there was a difference between cadres' skills in detecting high-risk pregnant women before and after health education about the use of pre-eclampsia screening.
Urgensi Peraturan tentang Keharusan Persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kecamatan Astambul Abdi, Muhammad Mahendra; Fitriah, Nikmah; Zulliati, Zulliati
Jurnal Panorama Hukum Vol 8 No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jph.v8i2.8816

Abstract

Persalinan yang diharuskan dilakukan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang berada Kecamatan Astambul” adalah adanya gejala di masyarakat yang belum mengetahui dan memahami ketentuan pemerintah tentang melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan, padahal, tidak ada manfaatnya suatu peraturan dikeluarkan tanpa partisipasi serta dukungan dari masyarakat untuk melaksanakan sebuah peraturan. Karena suatu peraturan dikeluarkan oleh negara untuk kepentingan dan ketertiban kehidupan masyarakat itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti tingkat kepatuhan masyarakat akan ketentuan persalinan yang mengharuskan melaksanakan kelahiran di sarana kesehatan dan juga penelitian ini secara mendalam membahas mengenai faktor apa saja yang menjadi kendala ataupun pendukung masyarakat di Kecamatan Astambul untuk melakukan persalinan di fasilitas kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif empiris, yaitu melakukan telaah terhadap masalah penerapan peraturan keharusan melakukan persalinan di fasilitas kesehatan di kecamatan astambul.
Pengaruh Faktor Kejadian Stunting Pada 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sungai Tabuk 2 Rahhim, Anisya Aulia; Zulliati, Zulliati; Sarkiah, Sarkiah
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.304

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil  Survei Status Gizi Indonesia (SSGI)  tahun 2021 prevalensi stunting di Kabupaten Banjar sebesar 40,2 % dan 2022 sebesar 26,4 % atau menurun sebesar 13,8 %, Puskesmas Sungai Tabuk 2 Memiliki presentase paling tinggi yaitu 236 anak stunting dari 1082 anak dengan presentase 33,2% sehingga diperlukan upaya dalam penurunan angka stunting. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh faktor terhadap kejadian stunting pada 1000 hari pertama kelahiran. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional peneliti menggunakan uji Chi-square dengan derajat kepercayaan 95% atau α=0,05. Hasil:  Hasil Penelitian ini didapatkan bahwa asupan gizi yang di dapatkan kurang  dengan p=0,52, Status Ekonomi dengan p=0,038 Tingkat Pendidikan dengan hasil nilai p=0,024. Simpulan: Asupan gizi yang di peroleh anak masih banyak dalam cakupan kurang di Puskesmas Sungai Tabuk. Adanya pengaruh status ekonomi yang signifikan terhadap kejadian stunting di Puskesmas Sungai Tabuk 2. Adanya pengaruh tingkat pendidkan yang berpengaruh dengan kejadian stunting di Puskesmas Sungai tabuk 2
Pelaksanaan Skrining Anemia Pada Catin Wanita Di Puskesmas Tapin Utara Tahun 2021 Norma, Norma; Zulliati, Zulliati; Yuliantie, Putri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i3.2139

Abstract

Hb examination on female catin is useful to determine the status of anemia so that it can be prevented and intervened before pregnancy. According to the 2021 report of the Tapin District Health Office, the incidence of anemia in Catin was 160 people (14.1%) from 1135 catin examined. Puskesmas Tapin Utara is one of the puskesmas in Tapin regency that has provided reproductive health services to catin with the second most catin targets in Tapin district. The purpose of the study was to determine the implementation of anemia screening in women at the North Tapin health center. Quantitative descriptive observational research method on catin characteristics of anemic women through the reproductive health register instrument of the North Tapin Health Center in 2021. The results of the study of 130 women screened at the North Tapin health center in 2021 were 23 adolescents (17.7%), 107 adults (82.3). Very Thin category 12 people (9.2%), Thin category 23 people (17.7%), Normal 71 people (54.6%), Obese 10 people (7.7%), and Obesity 14 people (10.8%). Anemia 23 people (17.7%) and those who are not anemic 107 people (82.3%).
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri Di SMAN 1 Batu Engau Wahdaniyati, Siti; Palimbo, Adriana; Zulliati, Zulliati; Redjeki, Dwi Sogi Sri
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 2 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i2.532

Abstract

Latar Belakang : Masa Remaja merupakan masa perubahan baik fisik, biologis dan produktif. Usia remaja dimulai sejak seseorang mengalami perubahan baik itu secara fisik, biologis dan reproduktif. Dismenore atau nyeri haid dapat berdampak pada aktivitas remaja sehari-hari,dengan gejala yang dapat timbul seperti merasa lemas, hilang semangat, rasa malas serta konsentrasi menurun yang akan mengganggu proses pembelajaran remaja. abdominal stretching exercise merupakan Teknik olahraga untuk meregangkan otot pada abdomen yang umumnya dijalankan 10 hingga 15 menit guna memaksimalkan kekuatan serta fleksibilitas otot. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMAN 1 Batu Engau terdapat 125 siswi dari kelas X sampai XII. Dari hasil wawancara kepada 20 orang siswa secara acak, sekitar 17 orang siswa Perempuan menyatakan sering mengalami nyeri Ketika pertama kali haid, dan nyeri dirasakan berlangsung sampai 2 hari. Tujuan : Mengetahui pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan dismenore di SMAN 1 Batu Engau. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experimental Design (Eksperimen Semu), Non Equaivalent Control Group. Hasil : sebelum diberikan perlakuan yang paling banyak adalah nyeri sedang sebanyak 14 orang (70%) dan nyeri ringan sebanyak 6 orang (30%). Sesudah diberikan perlakuan didapatkan yang paling banyak adalah Tidak nyeri sebanyak 11 orang (75%) dan nyeri ringan sebanyak 9 orang (45%). Simpulan : analisis statsitik yang dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, mendapatkan nilai p value 0.000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh Abdominal Streaching Exercise terhadap penurunan nyeri dismenore di SMA 1 Batu Engau.
Identifikasi Kesiapan Ibu Hamil Dalam Melaksanakan Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital Pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Haur Gading Hartati, Yeni; Yunita, Laurensia; Zulliati, Zulliati; Mariana, Frani
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.637

Abstract

Latar Belakang: Hipotiroid kongenital (HK) adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan fisik dan mental permanen jika tidak terdeteksi sejak dini. Dengan prevalensi 1:2000–1:3000 kelahiran, HK berisiko menurunkan kualitas hidup anak. Skrining hipotiroid kongenital (SHK) pada bayi baru lahir sangat penting untuk mencegah dampak tersebut, namun keberhasilannya bergantung pada kesiapan ibu hamil dalam menjalankannya, termasuk pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan akses layanan kesehatan. Tujuan: Menilai kesiapan ibu hamil dalam melaksanakan SHK di Puskesmas Haur Gading. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan sampel ibu hamil yang mengunjungi Puskesmas Haur Gading. Data dikumpulkan melalui checklist yang mencakup pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan akses layanan kesehatan, lalu dianalisis secara kuantitatif. Hasil: Mayoritas responden berusia 26–35 tahun (53%), primipara (43%), berpendidikan SMA (47%), dan ibu rumah tangga (77%). Sebanyak 84% mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan, namun hanya 30% dari sumber lain. Pengetahuan tentang HK dan SHK cukup baik (73%), tetapi kesadaran risiko masih rendah (67%). Dukungan keluarga kurang (57%), dan fasilitas SHK masih terbatas (57%). Secara keseluruhan, 47% ibu hamil kurang siap melaksanakan SHK. Simpulan: Kesiapan ibu hamil dalam melaksanakan SHK masih rendah. Peningkatan edukasi, dukungan keluarga, dan akses layanan kesehatan diperlukan untuk mencegah dampak serius HK.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ENDOMETRIOSIS DI RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2023 Rhomadiyah, Vitayatun; Kabuhung, Elvine Ivana; Hidayah, Nur; Zulliati, Zulliati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4624

Abstract

Latar Belakang: Data insidensi dan prevalensi endometriosis di Indonesia belum pasti akibat minimnya studi. RSUD Dr. Soetomo Surabaya mencatat angka kejadian endometriosis sebesar 37,2% pada wanita infertil, sedangkan RSCM mencatat 69,5% pasien sulit hamil. Studi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado menunjukkan rentang usia 36-45 tahun sebagai kelompok terbanyak (50%). Studi pendahuluan di RSUD Ulin Banjarmasin menemukan 242 kasus baru endometriosis pada 2022 dengan 461 kunjungan, meningkat pada 2023 menjadi 388 kasus baru dengan 1.093 kunjungan.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian endometriosis di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian kuantitatif non-eksperimental ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 255 responden, dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil: Analisis univariat menunjukkan pasien endometriosis terbanyak berada pada kategori usia wanita usia subur (71,0%), multigravida (75,7%), dan obesitas (64,3%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara paritas (p=0,001) dan usia (p=0,000) dengan kejadian endometriosis, sedangkan obesitas tidak menunjukkan hubungan signifikan (p=0,081).Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara paritas dan usia dengan kejadian endometriosis, namun tidak terdapat hubungan signifikan antara obesitas dengan kejadian endometriosis di RSUD Ulin Banjarmasin. Kata kunci: endometriosis, paritas, usia, obesitas
DETERMINAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG LUAS KABUPATEN TANAH LAU Yeni, Heri; Istiqomah, Istiqomah; Zulliati, Zulliati; Rahman, Subhannur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4629

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah serius di Indonesia, dengan target penurunan yang ditetapkan dalam Sustainable Development Goals (SDG’s). Prevalensi BBLR di negara berkembang, termasuk Indonesia, menjadi penyebab utama AKB. Meskipun terjadi penurunan AKB, angka tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan. Penyebab BBLR antara lain kelahiran premature dan pertumbuhan janin terlambat. Kualitas kesehatan ibu dan asupan gizi yang tidak memadai merupakan faktor risiko utama terjadinya BBLR. Data terkini menunjukkan angka kejadian BBLR yang cukup tinggi di wilayah kerja Puskemas Padang Luas, menekankan pentingnya deteksi dini dan perencanaan kehamilan yang baik.Tujuan: menanalisis Determinan Persalinan dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Luas.Metode: Penelitian ini merupakan analisis kuantitatif, menggunakan metode penelitian case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan rumus uji chi square dan odd ratio. Sampel berjumlah 75 ibu bersalin dimana 25 sampel kasusu dan 50 sampel kontrol.Hasil: Data univariat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi yang terdiri dari riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan. Hasil penelitian faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu riwayat UK p-value 0,000, paritas p value 0,032 OR 2,912, IMT p value 0,00, riwayat komplikasi kehamilan p value 0,000 OR 46,00.Simpulan: Riwayat UK, paritas, IMT, dan riwayat komplikasi kehamilan merupakan faktor-faktor yang dapat memyebabkan terjadinya kejadian BBLR.Kata Kunci: Riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR Kata kunci: riwayat UK, paritas, IMT, riwayat komplikasi kehamilan, BBLR
HUBUNGAN PRE EKLAMSI BERAT (PEB) DENGAN KEJADIAN BBLR DI RUMAH SAKIT SULTAN SURIANSYAH KOTA BANJARMASIN Adawiah, Rabiatul; Istiqomah, Istiqomah; Kusvitasari, Hairiana; Zulliati, Zulliati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4626

Abstract

Latar Belakang: Preeklamsi adalah peristiwa timbulnya hipertensi disertai dengan proteinuria akibat kehamilan setelah usia kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan. Salah satu penyebab dari preeklamsi adalah pertumbuhan janin terhambat, janin yang mengalami kekurangan nutrisi dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Angka kejadian Preeklamsi Berat di rumah Sakit Sultan Suriansyah tahun 2023 sebanyak 152 orang dengan angka kejadian bayi yang dilahirkan mengalami BBLR sebanyak 57 bayi. BBLR merupakan salah satu indikator yang berperan penting dalam pemantauan status kesehatan anak sejak dilahirkan dan beresiko meningkatkan mortalitas dan morbiditas.Tujuan: Mengetahui hubungan preeklamsi berat dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin.Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan rancangan penelitian Retrospective Case Control Study .Populasi penelitian sebanyak 1.150 ibu bersalin pada tahun 2023, teknik pengambilan sampel kelompok kasus dengan cara total sampling sebanyak 152 ibu dengan preeklamsi berat dan kelompok kontrol 152 kasus ibu tidak preeklamsi berat dengan tehnik pengambilan simple random sampling.Hasil: Kejadian preeklamsi berat,seluruhnya mengalami kejadian BBLR,yaitu sebanyak 57 orang(67,85%) ibu yang tidak mengalami kejadian preeklamsi berat  namun mengalami kejadian BBLR sebanyak 27 orang (32,14%). Hasil uji chi square menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05)sehingga Ho ditolak.Simpulan: Ada hubungan yang signifikan(bermakna) antara preeklamsi berat dengan kejadian berat badan lahir rendah,sehingga penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan informasi bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit. Kata kunci: BBLR,Ibu bersalin, Preeklamsi BeratÂ