Remaja memiliki faktor risiko dalam pencehagan stunting, diantaranya masih banyak terjadi penikahan anak. Fenomena ini terjadi di Desa Banyuresmi. Namun demikian, di sisi lain remaja juga memiliki sumberdaya untuk terlibat dalam pencegahan stunting sebagai edukator sebaya. Atas pertimbangan tersebut, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini ditujukan untuk melibatkan remaja dalam pencegahan stunting. Kelompok sasaran kegiatan ini meliputi 12 remaja, yang berasal dari 6 Rukun Warga. Kegiatan yang dilakukan meniputi: 1) Pengembangan kapasitas remaja sebagai edukator sebaya melalui kegiatan pelatihan. Dari proses diskusi dan pengamatan selama kegiatan ini berlangsung, pengetahuan remaja tentang pencegahan stunting dan keterampilan mengiidentifikasi masalah remaja bertambah. 2) Pengembangan media komunikasi yang dapat digunakan oleh remaja edukator sebaya untuk menjangkau remaja lainnya. Melalui kegiatan ini telah terbentuk whatsapp grup yang didalamnya terdapat remaja educator sebaya dan remaja lainnya. 3) Pelatihan pembuatan media informasi. Dalam kegiatan ini remaja berhasil merancang X banner sebagai media informasi yang ditempatkan di posyandu remaja. Kegiatan ini merupakan kegiatan rintisan. Pada kegiatan kedua dan ketiga, 12 remaja belum secara maksimal terlibat, karena terkendala kesibukan mereka untuk sekolah dan kuliah. Selanjutnya keterlibatan mereka dapat ditingkatkan melalui arahan dari Kader TPK dan Kader Posyandu
Copyrights © 2026