Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah kerangka kerja konseptual yang komprehensif guna mengimplementasikan teknologi blockchain dalam sistem manajemen data akademik, merespons tantangan krusial terkait integritas dokumen, inefisiensi verifikasi, dan kerentanan keamanan pada sistem terpusat konvensional. Latar belakang studi ini didorong oleh meningkatnya insiden pemalsuan ijazah dan kebutuhan mendesak akan transparansi dalam ekosistem pendidikan digital. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap literatur 2021-2025, penelitian ini menganalisis arsitektur blockchain, standar privasi data, dan protokol interoperabilitas. Hasil penelitian mengusulkan "Secure Academic Blockchain Framework" (SABF), sebuah arsitektur lima lapisan yang mengintegrasikan blockchain hibrida (konsorsium), penyimpanan terdesentralisasi (IPFS) terenkripsi, dan manajemen identitas berdaulat mandiri (SSI). Temuan menunjukkan bahwa kerangka kerja ini mampu menjamin immutabilitas data melalui fungsi hash kriptografis, meningkatkan efisiensi verifikasi hingga 80%, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi privasi (GDPR) melalui mekanisme Zero-Knowledge Proofs. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa adopsi model ini dapat mentransformasi tata kelola akademik menjadi ekosistem yang terpercaya, aman, dan efisien, meskipun memerlukan adaptasi infrastruktur dan kebijakan yang matang.
Copyrights © 2026