Penelitian ini menganalisis dampak toxic parenting pola asuh otoriter, menekan, dan penuh emosi negatif terhadap kesehatan mental remaja melalui pendekatan Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR). Hasil sintesis menunjukkan bahwa toxic parenting secara signifikan memicu masalah emosional parah pada remaja, seperti kecemasan dan rasa takut yang tinggi, kesepian, hingga risiko depresi (Aprilia et al., 2018; Izzatiya et al., 2023). Secara perilaku, dampaknya terlihat pada kehilangan rasa percaya diri, kesulitan mengambil keputusan, kecenderungan menutup diri, dan ketidakmampuan membangun tujuan hidup yang jelas (Maret et al., 2025). Temuan ini menegaskan bahwa pola pengasuhan negatif merusak fondasi kelekatan dan perkembangan identitas remaja (Anggraini et al., 2020). Disarankan agar dilakukan peningkatan literasi pengasuhan sehat dan program edukasi positive parenting secara masif, serta mendorong remaja korban untuk mencari dukungan profesional sebagai upaya promotif dan preventif.
Copyrights © 2026