Pesantren merupakan lingkungan pendidikan Islam yang dihuni oleh santri dari berbagai daerah sehingga menciptakan kondisi multikultural yang kaya akan keberagaman budaya, bahasa, dan kebiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana multikulturalisme berpengaruh terhadap pembentukan sikap toleransi santri dalam kehidupan sehari-hari di pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020–2025 sebagai sumber utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural, interaksi sosial lintas budaya, keteladanan kiai dan ustaz, serta kegiatan kolektif pesantren berkontribusi besar dalam membentuk sikap toleransi santri. Berdasarkan analisis literatur, multikulturalisme terbukti menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana hidup rukun dan harmonis di pesantren. Multikulturalisme terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan sikap toleransi santri. Melalui interaksi lintas budaya, keteladanan kyai, dan kegiatan kolektif pesantren, santri belajar menerima perbedaan dan membangun hubungan yang harmonis. Pesantren dengan demikian menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai toleransi di tengah keberagaman budaya.
Copyrights © 2026