Ancaman bencana alam merupakan tantangan besar bagi Indonesia. Hal ini menuntut kesiapan nasional untuk menghadapi dampak destruktifnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar masalah pada mitigasi bencana, khususnya di Provinsi Sulawesi Barat, sehingga bisa mengimplementasikan strategi Pengurangan Risiko Bencana yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode analisis kebijakan publik milik William Dunn, di mana peneliti melakukan Problem Sensing untuk menemukan masalah umum yang ada di Sulawesi Barat, khususnya mengenai kesiapan dan mitigasi bencana. Selanjutnya dilakukan Problem Searching untuk mengetahui lebih lanjut mengenai situasi rill di lapangan. Setelah itu, dilakukan Problem Identification untuk mengetahui mendata meta masalah yang berkaitan dengan isu kebencanaan. Setelah menemukan masalah yang ada, kemudian dilakukan analisis mendalam terhadap masalah-masalah yang ada, seperti menambahkan bukti-bukti yang menunjukkan urgensi setiap masalah yang ditemukan, lalu memberikan rekomendasi Policy Alternatives. Penelitian ini menemukan berbagai masalah yang berkaitan dengan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, diantaranya adalah masalah Geografis & Teknologis, Sosial-Budaya, Kebijakan & Politik, Hukum & Kelembagaan serta Informasi & Komunikasi. Selanjutnya terdapat beberapa alternatif kebijakan yang ditawarkan, diantaranya adalah Memperkuat Diplomasi Kebencanaan dan Kerja Sama Internasional, Pendanaan dan Institusionalisasi Program "Desa Tangguh Bencana" serta Penguatan Regulasi dan Penegakan Standar Bangunan Tahan Gempa.
Copyrights © 2026