Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran John Dewey tentang Learning by Doing terhadap pengembangan metodologi pendidikan modern di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (library research), melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan dengan filsafat pendidikan Dewey, konstruktivisme, serta kebijakan pendidikan nasional. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengkaji konsep, prinsip, dan implementasi Learning by Doing dalam praktik pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Learning by Doing memiliki keterkaitan erat dengan paradigma pendidikan modern yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik, pengalaman belajar kontekstual, serta pengembangan keterampilan abad ke-21. Dalam konteks Indonesia, prinsip ini selaras dengan implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek, pemecahan masalah, dan refleksi pengalaman belajar. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, pemikiran Dewey tetap relevan sebagai landasan filosofis dalam pengembangan metodologi pendidikan modern yang lebih humanis, ilmiah, dan kontekstual di Indonesia.
Copyrights © 2026