cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
pendidikanislamindonesia683@gmaill.com
Editorial Address
Bantek, Desa Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, NTB
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
ISSN : 3123318X     EISSN : 3123318X     DOI : -
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah [e-ISSN 3123-318X] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang pendidikan Islam, studi keislaman, dan pemikiran Islam secara umum. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi di bidang pendidikan dan pemikiran Islam. El-Mudarris menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, dan diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring. Untuk panduan pengiriman naskah, kebijakan editorial, dan informasi penting lainnya, silakan kunjungi menu yang tersedia pada situs ini.
Articles 16 Documents
Inovasi Manajemen Mutu Sekolah Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru Miftahul Adila Fitria; Hilalludin Hilalludin; Faizatul Khoiriyah
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan tidak lepas dari profesionalitas guru dan efektivitas manajemen sekolah. Di era digital dan pembelajaran hybrid, guru dituntut tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga adaptif terhadap teknologi, inovatif dalam metode pembelajaran, dan mampu berkolaborasi secara profesional. Artikel ini membahas inovasi manajemen mutu sekolah sebagai strategi untuk meningkatkan profesionalitas guru melalui penerapan evaluasi berbasis kinerja, pemanfaatan teknologi digital, program pengembangan profesional berkelanjutan, dan kolaborasi antar guru. Analisis literatur dan praktik terbaik menunjukkan bahwa inovasi manajemen mutu yang sistematis mampu menciptakan budaya sekolah yang mendukung pengembangan kompetensi guru, mendorong kreativitas, dan meningkatkan motivasi serta kinerja pengajaran. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen sekolah yang inovatif menjadi fondasi penting bagi tercapainya pendidikan berkualitas yang responsif terhadap tantangan zaman
Strategi Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Positif Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam membangun budaya positif sebagai bagian penting dari peningkatan mutu pendidikan. Budaya positif dipahami sebagai seperangkat nilai, kebiasaan, dan pola interaksi yang mendukung iklim belajar yang sehat, kolaboratif, dan berkarakter. Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan sekolah untuk tidak hanya mengandalkan aturan formal, tetapi juga membangun nilai-nilai yang tumbuh dari kesadaran warga sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa kajian kepustakaan dengan menganalisis berbagai konsep, teori, dan gagasan yang relevan tentang kepemimpinan transformasional dan budaya sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan transformasi budaya melalui lima elemen utama: penguatan visi dan nilai, pengembangan profesional guru, penciptaan lingkungan sekolah yang kondusif, inovasi dalam manajemen dan pembelajaran, serta keteladanan yang konsisten. Setiap elemen saling berkaitan dan berkontribusi terhadap pembentukan karakter sekolah secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional efektif dalam membangun budaya positif karena mampu memengaruhi aspek struktural, kultural, dan emosional warga sekolah secara terpadu. Dengan pendekatan ini, sekolah dapat tumbuh menjadi lingkungan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.
Peran Kepala Madrasah dalam Pengelolaan Konflik dan Pengambilan Keputusan Strategis Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepala madrasah dalam mengelola konflik dan mengambil keputusan strategis sebagai bagian penting dari peningkatan mutu kelembagaan pendidikan Islam. Konflik dalam lingkungan madrasah merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari, karena terjadi akibat interaksi kompleks antara guru, tenaga kependidikan, siswa, dan berbagai komponen lainnya. Namun, konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menurunkan kinerja, menghambat kolaborasi, serta berdampak pada iklim akademik. Oleh sebab itu, kepala madrasah membutuhkan kompetensi kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga adaptif dan komunikatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian kepustakaan melalui telaah literatur relevan yang membahas teori manajemen konflik, kepemimpinan pendidikan, dan proses pengambilan keputusan strategis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki posisi sentral dalam menangani konflik dengan pendekatan mediasi, dialog, dan penyusunan kebijakan restoratif. Selain itu, kepala madrasah berperan dalam menetapkan keputusan strategis yang menyangkut arah kebijakan, pembinaan sumber daya manusia, pengelolaan program, serta pengembangan mutu madrasah. Lima elemen utama ditemukan, yaitu identifikasi sumber konflik, komunikasi dan mediasi, penguatan kebijakan internal, pengambilan keputusan berbasis data, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan kepala madrasah dalam mengelola konflik dan mengambil keputusan strategis sangat ditentukan oleh kapasitas kepemimpinan visioner, kecakapan interpersonal, dan kemampuan analitis yang matang. Dengan pendekatan ini, madrasah dapat berkembang menjadi lembaga yang harmonis, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas berkelanjutan.
Model Manajemen Berbasis Pesantren dalam Penguatan Karakter Peserta Didik Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini mengkaji model manajemen berbasis pesantren sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat karakter peserta didik di lembaga pendidikan Islam. Model ini berangkat dari tradisi pesantren yang selama berabad-abad terbukti efektif membentuk pribadi santri yang berakhlak, disiplin, mandiri, dan berkomitmen tinggi terhadap nilai-nilai moral. Latar belakang penelitian muncul dari kebutuhan sekolah dan madrasah modern untuk mengimplementasikan pola manajemen yang tidak semata menekankan aspek administratif, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai pendidikan karakter yang hidup dalam keseharian peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan melalui penelusuran konsep, teori, dan hasil penelitian yang relevan mengenai manajemen pesantren, pendidikan karakter, dan model kelembagaan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen berbasis pesantren memiliki enam elemen utama yang berperan signifikan dalam penguatan karakter: kepemimpinan kiai yang karismatis, pembiasaan 24 jam melalui sistem asrama, internalisasi nilai melalui keteladanan, pembelajaran terpadu antara ilmu agama dan keterampilan hidup, disiplin yang ditopang oleh regulasi bernilai moral, serta budaya kolektif yang menekankan kebersamaan dan tanggung jawab sosial. Keenam elemen tersebut saling menguatkan dan membentuk ekosistem pendidikan yang holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen berbasis pesantren dapat menjadi inspirasi pengembangan karakter di sekolah modern karena menggabungkan kontrol sosial, nilai spiritual, dan pembiasaan jangka panjang yang terbukti efektif membentuk kepribadian berkarakter kuat.
Pengaruh Supervisi Akademik terhadap Kinerja Guru di Era Kurikulum Merdeka Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru dalam konteks Kurikulum Merdeka. Perubahan paradigma pembelajaran menuntut guru lebih kreatif, adaptif, dan mampu menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan untuk menelaah konsep, teori, dan temuan terkait supervisi akademik dan kinerja guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik berperan penting dalam meningkatkan kemampuan guru merencanakan pembelajaran, menerapkan strategi yang berpusat pada siswa, mengelola kelas, serta melaksanakan asesmen autentik. Supervisi yang efektif juga berdampak pada motivasi kerja dan komitmen profesional guru. Tantangan supervisi meliputi kompetensi supervisor, budaya supervisi yang belum optimal, dan keterbatasan waktu. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan kualitas supervisi melalui pelatihan, komunikasi dialogis, dan pendekatan kolaboratif. Penelitian ini menegaskan bahwa supervisi akademik menjadi instrumen utama dalam penguatan kualitas guru dan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Dalam Pendidikan Islam Di Era Digital Mukhtar, Sa'idul; Andi Eka Saputra; Abrar Ahmad Hafizh; Mifedwil Jandra
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam pendidikan Islam di era digital, dengan fokus pada implementasi SIM berbasis digital di empat sekolah Islam dari provinsi berbeda di Indonesia. Isu utama yang diangkat adalah bagaimana digitalisasi SIM dapat meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan, transparansi administrasi, dan kualitas layanan pendidikan di lingkungan sekolah Islam. Permasalahan ini penting karena transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan globalisasi dan tuntutan efisiensi tata kelola pendidikan.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan di sekolah, yaitu ahli IT, staf administrasi, guru, alumni, dan murid. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola, tantangan, dan dampak implementasi SIM digital di masing-masing sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIM berbasis digital memberikan dampak positif signifikan terhadap efisiensi administrasi, kemudahan akses data, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Namun, ditemukan pula tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi perubahan dari sebagian staf, dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan, penguatan kapasitas SDM, dan investasi teknologi untuk keberlanjutan digitalisasi SIM di sekolah Islam.Implikasi utama dari penelitian ini adalah bahwa digitalisasi SIM bukan hanya meningkatkan kinerja manajemen sekolah, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan Islam yang adaptif, transparan, dan berdaya saing di era digital.
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Al-Ghazali Dan  Relevansinya Terhadap Pembinaan Karakter Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam Kontemporer Kayla Sheina Apdifa; Afdalyanti Afdalyanti; Khodijah Khodijah; Ar-Rumaisha Al-Atsariyyah; Dzikriyah Dzikriyah; Amalia Amalia
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter peserta didik yang beriman, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Pemikiran Imam Al-Ghazali menawarkan konsep pendidikan akhlak yang menekankan penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs), pembiasaan kebiasaan baik (ta’dib), dan keteladanan guru (uswah hasanah), yang memiliki relevansi tinggi dengan pendidikan karakter dalam konteks Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan analisis deskriptif, di mana data diperoleh dari kitab-kitab Al-Ghazali, literatur pendidikan Islam, jurnal ilmiah, serta sumber akademik terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan akhlak Al-Ghazali dapat diintegrasikan dalam praktik pendidikan modern melalui pembiasaan perilaku positif, penguatan spiritual, bimbingan moral, dan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan karakter. Penerapan konsep ini berimplikasi pada pembentukan peserta didik yang seimbang antara aspek intelektual, moral, dan spiritual, mampu mengambil keputusan etis, serta siap menghadapi tantangan sosial dan global. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan akhlak Al-Ghazali tidak hanya relevan secara teoretis tetapi juga praktis, sehingga menjadi dasar yang kuat untuk strategi pembelajaran karakter di sekolah Islam modern.
Integrasi Nilai-Nilai Pesantren dalam Manajemen Sekolah dan Madrasah: Model Pengembangan Kompetensi Global dalam Pendidikan Islam Asalam, Hadi Auliya; Wisnu Adi Kurniawan; Abdul Rosyid Alfikri; Mifedwil Jandra
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai pesantren dalam manajemen madrasah sebagai model pengembangan kompetensi global dalam pendidikan Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh tantangan modernisasi dan globalisasi yang menuntut lembaga pendidikan Islam tidak hanya menghasilkan peserta didik yang beriman dan berakhlak, tetapi juga memiliki kompetensi digital, profesionalisme, serta daya saing global. Madrasah dan pesantren, sebagai institusi pendidikan Islam yang berakar pada tradisi keilmuan dan spiritual, menghadapi tantangan untuk mengembangkan sistem manajemen yang mampu mengharmoniskan nilai-nilai keislaman dengan inovasi teknologi dan tata kelola pendidikan modern. Permasalahan utama penelitian ini adalah masih adanya kesenjangan antara nilai spiritual Islam dan praktik manajemen pendidikan yang cenderung berorientasi pada efisiensi dan kompetisi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk memahami pengalaman dan pemaknaan subjek penelitian terhadap penerapan nilai pesantren dalam manajemen pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani (STITMA), observasi kegiatan akademik dan kepesantrenan, serta analisis dokumen institusional. Seluruh data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, makna, dan keterkaitan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren seperti keikhlasan, kedisiplinan, tanggung jawab, ukhuwah, dan kemandirian telah terintegrasi secara efektif dalam manajemen pendidikan Islam melalui empat dimensi utama, yaitu kepemimpinan spiritual, budaya organisasi berbasis nilai, integrasi teknologi digital, dan pembinaan karakter berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan model konseptual Pesantren-Based Educational Management (PBEM) sebagai paradigma alternatif manajemen pendidikan Islam. Model ini menegaskan bahwa nilai-nilai pesantren dapat menjadi fondasi inovasi manajemen mutu madrasah dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, berkarakter islami, dan adaptif terhadap tantangan global. Temuan penelitian ini berimplikasi pada penguatan kebijakan pengelolaan pendidikan Islam yang berorientasi pada integrasi nilai, mutu, dan modernitas.
Strategi Peningkatan Mutu Pai Dan Kriteria Sekolah Dan Madrasah Yang Efektif Raihan, Muhammad; Muhammad Ryan Anwar; Muhammad Nurrahman; Mifedwil Jandra
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) serta mengidentifikasi kriteria sekolah atau madrasah yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik berbasis nilai-nilai Islam. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana guru dan lembaga pendidikan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di tengah tantangan rendahnya motivasi belajar siswa, keterbatasan fasilitas, serta minimnya integrasi teknologi. Isu ini menjadi penting karena PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan akhlak, spiritualitas, dan kecerdasan sosial bagi generasi muda di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap guru PAI di beberapa sekolah dan madrasah, disertai observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk menemukan pola-pola strategis dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu PAI sangat dipengaruhi oleh keteladanan guru, inovasi pembelajaran kontekstual, serta pemanfaatan media digital dalam kegiatan belajar. Sekolah dan madrasah yang efektif cenderung menyeimbangkan aspek religius, akademik, dan teknologi, dengan guru sebagai penggerak utama peningkatan mutu. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan mutu PAI harus dilakukan melalui penguatan kompetensi guru, inovasi pedagogis, dan manajemen mutu berkelanjutan agar lembaga pendidikan Islam mampu mencetak generasi berakhlak mulia, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pengaruh Kebiasaan Begadang Terhadap Kinerja Dan Kedisiplinan Pendidik Dalam Manajemen Pendidikan Islam Tabriani Tabriani; Haerul Kusuma; Abbas Albangkiy; Mifedwil Jandra
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kebiasaan begadang yang semakin berkembang di kalangan pendidik, suatu fenomena yang semakin dipengaruhi oleh beban kerja, tuntutan administratif, serta aktivitas sosial-keagamaan. Isu ini penting karena berdampak pada dua aspek krusial dalam manajemen pendidikan Islam, yaitu kinerja guru dan kedisiplinan, yang merupakan indikator utama mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan sepuluh pendidik dari lembaga pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas begadang yang sering tanpa manajemen waktu yang baik menyebabkan kelelahan, penurunan konsentrasi, keterlambatan, serta menurunnya produktivitas. Sebaliknya, begadang yang didorong oleh alasan profesional atau spiritual justru dapat memperkuat komitmen kerja dan rasa tanggung jawab pendidik. Nilai-nilai Islam seperti amanah (dapat dipercaya), itqan (profesionalisme), dan mujahadah (kesungguhan) berperan sebagai unsur penyeimbang yang membantu pendidik menjaga kedisiplinan dan kinerja meskipun waktu istirahat berkurang. Temuan ini menegaskan bahwa persoalan begadang tidak semata-mata bersifat fisiologis, tetapi juga bermuatan moral dan manajerial, yang mencerminkan cara pendidik menyeimbangkan tugas profesional dan spiritualitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen waktu yang efektif dan kesadaran spiritual harus menjadi landasan utama dalam manajemen pendidikan Islam guna membentuk pendidik yang disiplin, produktif, dan berlandaskan etika.

Page 1 of 2 | Total Record : 16