Latar Belakang: Usia remaja merupakan usia permulaan dalam perkembangan seksual. Akibatnya, remaja cenderung mudah terjerumus pada perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab. Perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab memiliki dampak yang buruk, salah satunya yaitu risiko terkena penyakit infeksi menular seksual seperti HIV/AIDS. Upaya pencegahan pada remaja adalah pendidikan kesehatan yang dapat menolong remaja untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber dari dorongan seksual. Tujuan: Menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan HIV/AIDS terhadap peningkatan pengetahuan remaja berdasarkan studi empiris 10 tahun terakhir. Metode: Desain penelitian ini menggunakan literature review dengan kriteria inklusi dan kriteria PICOS. Metode dalam pencarian sumber atau artikel melalui database BASE (Bielefeld Academic Search Engine), NCBI (National Centre for Biotechnology Information), jurnal terakreditasi nasional GARUDA (SINTA: Science and Technology Indeks), dan SagePub yang berupa artikel atau jurnal yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan terkait dengan pendidikan kesehatan, HIV/AIDS, dan pengetahuan remaja. Hasil: Berdasarkan literature review dari 7 jurnal didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan yang dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan pendidikan kesehatan HIV/AIDS, dimana terjadi perubahan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Pemberian pendidikan kesehatan HIV/AIDS dapat meningkatkan sikap remaja lebih positif terhadap pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan HIV/AIDS dapat meningkatkan pengetahuan remaja dan meningkatkan sikap remaja lebih positif terhadap pencegahan HIV/AIDS. Diharapkan perawat dapat memberikan informasi tentang HIV/AIDS sebagai intervensi pendidikan kesehatan kepada remaja dalam mencegah perilaku seksual berisiko.
Copyrights © 2026