Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara gaya hidup urban, kebiasaan konsumsi kopi, serta implikasi ekonomi dan sosialnya terhadap perilaku konsumen di coffee shop Kota Pontianak. Menggunakan metode kuantitatif dengan model Path Analysis berbantuan SmartPLS 4.0, penelitian melibatkan 203 responden berusia 17–35 tahun yang memiliki pengalaman langsung mengunjungi coffee shop. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Gaya Hidup Urban berpengaruh kuat terhadap Kebiasaan Konsumsi Kopi (koefisien 0,763) dan Pengeluaran Konsumsi (0,520), sedangkan pengaruh Kebiasaan Konsumsi Kopi terhadap Pengeluaran Konsumsi relatif lebih kecil (0,178). Nilai R-square sebesar 0,583 pada variabel Kebiasaan Konsumsi Kopi serta 0,444 pada variabel Pengeluaran Konsumsi menunjukkan kemampuan penjelasan model pada kategori moderat. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku konsumsi di coffee shop lebih dipengaruhi motivasi gaya hidup dan dinamika sosial masyarakat urban dibandingkan sekadar kebiasaan minum kopi. Penelitian merekomendasikan pengembangan variabel lanjutan agar gambaran perilaku konsumsi di ruang urban semakin komprehensif.
Copyrights © 2026