Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengukur kelayakan media pembelajaran berupa komik digital berbahasa Banjar untuk meningkatkan literasi budaya siswa sekolah dasar. Penelitian ini mendesak karena pergeseran penggunaan bahasa Banjar di kalangan generasi muda dan kurangnya media pembelajaran yang menarik di sekolah. Menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D) model ADDIE yang terdiri dari tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation, penelitian ini menghasilkan komik digital berbahasa banjar. Hasil evaluasi formatif melalui validasi tiga ahli (budaya, bahasa, dan media pembelajaran) menunjukkan tingkat kelayakan rata-rata 97% (Sangat Layak). Hasil evaluasi sumatif melalui uji coba lapangan menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat tinggi, baik dari respon siswa (3,62) dan guru (3,67). Selain itu, media komik digital terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 56,0 pada pre-test menjadi 63,2 pada post-test. Penelitian ini menghasilkan sebuah media pembelajaran yang terbukti valid, praktis, dan efektif. Guru kini memiliki alternatif selain buku teks konvensional untuk mengajarkan muatan lokal Bahasa dan Budaya Banjar. Media pembelajaran dapat secara langsung digunakan untuk meningkatkan minat belajar dan keterlibatan siswa di dalam kelas.
Copyrights © 2026