Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Whatsapp Terhadap Penyebaran Informasi Pembelajaran Abdul Rahman; Amelia Puspita Sari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2906

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat hubungan pemanfaatan aplikasi whatsapp terhadap penyebaran informasi pembelajaran. Metode kuantitatif digunakan untuk menguji hipotesis, apakah ada korelasi antara penggunaan aplikasi whatsapp dengan penyebaran informasi pembelajaran. Partisipan dalam penelitian ini adalah 46 mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya Angkatan 2020, hal ini menunjukkan adanya kriteria tertentu untuk populasi sasaran penelitian; jika tidak memenuhi kriteria tidak dapat dijadikan sampel karena berada di luar kriteria populasi sasaran. Dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data utama. Kuesioner menggunakan skala Likert berupa google formulir yang dikirimkan secara online melalui aplikasi whatsapp. Karena skala likert merupakan data ordinal, maka peneliti menggunakan analisis korelasi Rank Spearman untuk menguji hipotesis hubungan antara dua variabel tersebut. Hasil analisis korelasi Rank Spearman pada SPSS Statistik 26 menunjukkan nilai koefisien korelasi adalah 0,581**, artinya memiliki hubungan yang kuat. Angka koefisien korelasinya positif yaitu 0,581 sehingga hubungan kedua variabel bersifat searah, artinya semakin ditingkatkan pemanfaatan aplikasi whatsapp maka penyebaran informasi pembelajaran juga akan meningkat. Berdasarkan hasil perhitungan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05; maka terdapat hubungan yang signifikan antara variabel penggunaan aplikasi whatsapp dengan penyebaran informasi pembelajaran
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Video Pembelajaran Tata Boga bagi Murid Tunarungu Abdul Rahman; Siti Masitoh; Andi Mariono
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1061

Abstract

This research was conducted to identify the need for instructional media before the development of cooking video media. The results of this needs analysis will be the basis for making video materials for deaf students. Needs analysis needs to be done as part of the pre-development stage of the research and development (R&D) process, using research subjects of as many as 13 classroom teachers, as well as researchers conducting observations and collecting data through a google form questionnaire distributed via Whatsapp. Based on the research findings that to involve deaf students in the culinary learning process and generate a desire to learn, innovative learning media are needed so that deaf students can achieve maximum learning goals and improve learning outcomes.
Praktik Inovatif: Penerapan Teknologi dalam Pembelajaran di SMP Negeri 1 Rantau Rahman, Abdul; Dewantara, Brezto Asagi; Dewi, Lazaro Kumala
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1221

Abstract

Utilizing technology is an essential skill for educators, including in developing learning media. However, the gap in teachers' ability to use technology in learning is still a significant challenge. This community service activity aims to support improving teachers' ability to develop innovative learning media. The method used is participatory action research (PAR), oriented towards empowering the partner community, in this case, teachers at SMP Negeri 1 Rantau. Based on a survey involving 28 teachers regarding the needs of learning media types, 71% of the respondents chose Canva-based media as a topic to be learned. Furthermore, an assessment of teachers' initial abilities in developing Canva-based learning media was conducted, which included 10 indicators of media mastery. Based on the results of the initial ability assessment, there were four indicators with an average of 1.64 which fell into the category of less and 2.70 overall average value. So training is given to teachers to improve teacher competence at SMP Negeri 1 Rantau in developing Canva-based learning media. After attending the training, the average teacher ability increased to 3.47, which is in the very good category. This shows that community service activities have succeeded in improving teachers' skills to develop learning media using Canva.ABSTRAKPenguasaan teknologi menjadi keterampilan esensial bagi para pendidik, termasuk dalam mengembangkan media pembelajaran. Namun, kesenjangan pada kemampuan guru untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran masih menjadi tantangan yang signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR), yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat mitra, dalam hal ini guru di SMP Negeri 1 Rantau. Berdasarkan survei yang melibatkan 28 guru mengenai kebutuhan jenis media pembelajaran, sebanyak 71% dari responden memilih media berbasis Canva sebagai topik yang ingin dipelajari. Selanjutnya, dilakukan asesmen terhadap kemampuan awal guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis canva, yang mencakup 10 indikator penguasaan media. Berdasarkan hasil asesmen kemampuan awal terdapat empat indikator dengan rata-rata 1,64 yang masuk kategori kurang dan 2,70 nilai rata-rata secara keseluruhan. Sehingga diberikan pelatihan kepada guru untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP Negeri 1 Rantau dalam pengembangan media pembelajaran berbasis Canva. Setelah mengikuti pelatihan, rata-rata kemampuan guru meningkat menjadi 3,47, yang masuk dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan kemampuan guru untuk mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan Canva.
EFFECTIVENESS OF TUTORIAL LEARNING VIDEOS IN IMPROVING THE SOCCER GAME MOVEMENT SKILLS OF GRADE VII SMP STUDENTS Tamami, Wildan; Rini, Sulistyo; Qomario, Qomario; Dewantara, Brezto Asagi; Rahman, Abdul
Hanoman Journal: Physical Education and Sport Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/hanoman.v5i2.1465

Abstract

Guru berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran dengan fokus mengajarkan materi praktis terkait keterampilan gerak dalam permainan sepak bola. Namun, dalam praktiknya, siswa menghadapi tantangan yang menghambat penguasaan keterampilan dasar sepak bola secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas video pembelajaran tutorial dalam meningkatkan keterampilan gerak permainan sepak bola, seperti menendang, menahan, menggiring, dan menembak bola ke gawang, yang merupakan fondasi utama yang harus dikuasai oleh pemain sepak bola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen, yaitu pretest-posttest one group design, dengan jumlah subjek sebanyak 31 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes kinerja untuk mengukur keterampilan gerak permainan sepak bola, yang telah terbukti valid dan reliabel. Analisis data menggunakan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan keterampilan gerak permainan sepak bola siswa, dengan skor Mean N-Gain sebesar 0,50, yang termasuk dalam kategori efektif.
Dampak Platform Metaverse ZEP Terhadap Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran RAHMAN, ABDUL; Dewi, Lazaro Kumala
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2025): April
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v4i4.71717

Abstract

Pembelajaran tradisional seringkali kurang mampu melibatkan siswa generasi digital secara optimal, sehingga menurunkan minat dan partisipasi mereka. Kondisi ini menyoroti urgensi adopsi platform pembelajaran yang lebih interaktif dan imersif di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mensintesis temuan-temuan riset yang telah ada terkait dampak penggunaan platform metaverse ZEP terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur, pencarian literatur dilakukan pada basis data Google Scholar menggunakan kata kunci spesifik, diikuti seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metaverse ZEP secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterlibatan dan motivasi siswa. Implikasi dari temuan ini adalah ZEP memiliki potensi besar sebagai media pedagogis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Namun, implementasi yang sukses memerlukan perhatian serius pada ketersediaan infrastruktur digital yang memadai serta pengembangan literasi digital bagi guru dan siswa. Penelitian lebih lanjut yang berfokus pada konteks pendidikan dasar di Indonesia sangat direkomendasikan untuk mengoptimalkan pemanfaatan metaverse ZEP.
Efektivitas Strategi Difusi Inovasi Rogers dalam Meningkatkan Penerimaan Pendidik terhadap E-Learning di Sekolah Dasar Rahman, Abdul; Girsang, Febrita Sari Purba; Lisana, Lisana; Syahra, Rizqya Anis
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7455

Abstract

Penerimaan inovasi e-learning oleh pendidik menjadi tantangan krusial dalam transformasi digital di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi difusi inovasi Rogers dalam meningkatkan penerimaan pendidik terhadap e-learning galeri ilmu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di SDN Mawar 2 Banjarmasin. Sampel penelitian terdiri dari para pendidik kelas 5 dan 6, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, demonstrasi e-learning galeri ilmu, dan wawancara semistruktur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi difusi yang terencana efektif dalam menciptakan tingkat penerimaan yang tinggi dan meminimalkan resistensi dari pendidik. Keberhasilan ini didorong oleh persepsi positif terhadap lima atribut inovasi (keunggulan relatif, kesesuaian, kompleksitas rendah, keteramatan, dan kemampuan uji coba) yang secara langsung meningkatkan persepsi kegunaan (perceived usefulness) dan kemudahan penggunaan (perceived ease of use) e-learning tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa resistensi terhadap teknologi bersifat situasional dan dapat diatasi melalui pendekatan strategis yang berpusat pada pengguna.
Artificial Intelligence (AI) as the Reflective Partner: Empowering Teachers for Deep Learning Pedagogy Rahman, Abdul; Nurmahmudah, Fitri; Putra, Eka Cahya Sari; Harsono, Arta Mulya Budi; Dewantara, Brezto Asagi; Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi; Alfarisa, Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2426

Abstract

This study aims to explore the role of AI as a reflective partner to empower teachers in implementing deep learning pedagogy. The method used is a systematic literature review (SLR) with a PRISMA approach. Data was obtained through article searches in the SpringerLink database using relevant keywords, then filtered based on methodological quality, topic suitability, and publication completeness. A total of 21 selected articles were qualitatively analyzed using Atlas.ti version 24 software to identify codes, categories, and research concept maps. The analysis results revealed five main themes of AI’s role in deep learning pedagogy: (1) AI-Supported Deep Learning Lesson Design, which supports teachers in designing objectives, content, and anticipating learning barriers; (2) AI in Orchestrating Deep Learning Processes, which organizes classroom dynamics through inquiry prompts, multi-representation of concepts, and real-time formative feedback; (3) AI-Augmented Deep Learning Assessment, which strengthens authentic assessment through multi-level rubrics, evidence-based performance analysis, and verification of learning processes; (4) AI-Driven Reflective Teaching Practices, which facilitates data-driven reflection, action planning, and knowledge curation for professional development; and (5) Ethical and Contextual AI Integration, which emphasizes the importance of local context, ethical awareness, and data protection. Based on the findings, it is recommended that teachers receive practice-based training that not only focuses on technical skills but also on integrating AI into deep learning pedagogy principles.
Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Website bagi Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teknologi Informasi dan Multimedia (TIM) di PGSD FKIP ULM Rini, Sulistyo; Rahman, Abdul; Dewantara, Brezto Asagi; Dewi, Lazaro Kumala
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1391

Abstract

Di era digital saat ini, media pembelajaran digital berbasis website sangat diperlukan untuk mendukung proses belajar mengajar. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teknologi Informasi dan Multimedia (TIM) memiliki potensi besar untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan efektif. Namun, hasil uji kemampuan awal mahasiswa menunjukkan bahwa kemampuan anggota UKM TIM masih tergolong sedang, sehingga diperlukan pelatihan mendalam untuk mengoptimalkan potensi mereka. Workshop ini bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan website edukatif yang berfungsi sebagai media pembelajaran digital. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada 52 mahasiswa anggota UKM TIM. Pelaksanaan workshop dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Workshop ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan anggota UKM TIM dalam mengembangkan media pembelajaran digital berbasis website. Hal tersebut dibuktikan oleh hasil analisis data statistik deskriptif yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari kategori sedang (11.6) menjadi kategori tinggi (18.3) setelah mengikuti workshop. Selain itu, hasil survei kepuasan peserta menunjukkan nilai rata-rata sebesar 20, yang mengindikasikan bahwa peserta sangat puas dengan keseluruhan workshop. Umpan balik positif dari peserta menunjukkan bahwa workshop ini berhasil memenuhi harapan dan kebutuhan mereka.
Beyond the lesson plan: Reflective practice as a catalyst for teacher professional growth Harsono, Arta Mulya Budi; Mahmudah, Fitri Nur; Putra, Eka Cahya Sari; Rahman, Abdul; Dewantara, Brezto Asagi; Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi; Alfarisa, Fitri
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i11.698

Abstract

The rapid integration of artificial intelligence (AI) into education has shifted the paradigms of teaching and professional development. AI has been positioned not as a substitute for teachers but as a partner that relieves them from routine tasks, allowing greater focus on higher-order learning and reflective pedagogy. Professional standards and national regulations highlight the centrality of reflection and continuous professional growth as essential elements of teacher professionalism. Nevertheless, reflective practices backed by AI/technology lack empirical evidence, particularly for in-service teachers in primary and secondary education. To this end, this study employed an SLR design to investigate and synthesize how AI serves as a reflective partner in teachers’ PD. The review included 9,083 articles chosen from searches in the SpringerLink database and resulted in the selection of 26 articles using the PRISMA protocol. Thematically, these papers indicate AI’s contribution to enhanced reflective awareness, producing critical analyses of teaching practices, supporting reflection-informed decision making, prompting pedagogical innovation and experimentation, and promoting collaborative and continual professional learning. The results imply that AI supports teachers’ professional development and helps develop teacher noticing, providing data-driven feedback, speeding up personalization, and fostering professional learning communities. Instead of replacing teachers, AI should become a reflective partner to facilitate evidence-based pedagogy in a supportive educational policy system