Kajian literatur ini menelaah efektivitas penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Biologi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berdasarkan 22 artikel penelitian periode 2021–2025. Fokus kajian mencakup dua domain utama, yaitu literasi sains (pemahaman konsep, keterampilan proses sains, berpikir kritis) dan sikap terhadap Biologi (motivasi, minat, keterlibatan). Analisis tematik dan deskriptif menunjukkan bahwa PBL secara konsisten meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa. Domain literasi sains menunjukkan peningkatan signifikan dengan kategori tinggi dan sangat tinggi mencapai 63%, sedangkan domain sikap terhadap Biologi mencapai 77%. PBL mendorong siswa membangun pengetahuan secara aktif melalui pemecahan masalah kontekstual, kerja kelompok, dan diskusi terbimbing. Efektivitas PBL dipengaruhi kesiapan guru, pengelolaan waktu, serta pemanfaatan media pembelajaran. Kajian ini menegaskan hubungan sirkular antara literasi sains dan sikap positif, di mana keterlibatan aktif memperkuat penguasaan konsep dan berpikir ilmiah, sementara literasi sains menumbuhkan sikap positif terhadap pembelajaran. Disarankan agar PBL diterapkan secara terstruktur dengan dukungan media interaktif, pelatihan guru, dan evaluasi berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi abad ke-21 siswa. Hasil kajian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual dalam pembelajaran Biologi.
Copyrights © 2026