Rendahnya kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan informasi terkait kesehatan reproduksi menjadi perhatian dalam pendidikan biologi. Literasi kesehatan reproduksi penting dimiliki remaja untuk membantu mereka mengambil keputusan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) dengan kemampuan literasi kesehatan reproduksi siswa kelas XI di SMA. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian yaitu 33 siswa kelas XI MIPA 5 yang mendapatkan pembelajaran dengan penerapan pendekatan SSI pada materi sistem reproduksi manusia. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda (25 soal) dan angket literasi kesehatan reproduksi (20 pernyataan). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa 77,91 dan skor literasi kesehatan reproduksi 82,18. Analisis korelasi Product Moment menghasilkan koefisien korelasi 0,991 (p = 0,000) yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara penerapan SSI dengan kemampuan literasi kesehatan reproduksi siswa. Secara praktis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan SSI dapat dijadikan strategi pembelajaran Biologi yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi. Guru dapat memanfaatkannya untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan pengambilan keputusan, sementara sekolah dapat mengintegrasikannya ke dalam kurikulum literasi kesehatan..
Copyrights © 2026