Biodiversitas mencakup variasi genetik, spesies, dan ekosistem yang saling berinteraksi. Pemahaman konsep ini penting dalam pendidikan karena berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Namun, sering terjadi miskonsepsi, yaitu pemahaman keliru yang diyakini benar oleh siswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk miskonsepsi siswa terhadap materi biodiversitas di wilayah urban menggunakan instrumen BIODIV-MDT. Instrumen berupa kuesioner bertingkat diberikan kepada 61 siswa kelas VII MTs Hasanatuddarain. Hasil menunjukkan hanya 7,4% siswa memahami konsep secara utuh, sementara lainnya mengalami miskonsepsi, seperti miskonsepsi murni (39,1%), false positive (18,3%), dan false negative (16,4%). Sub materi dengan miskonsepsi tertinggi adalah membandingkan keanekaragaman gen, jenis, dan ekosistem. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual, seperti media visual, praktikum, dan eksplorasi lingkungan, untuk meningkatkan pemahaman dan mencegah miskonsepsi.
Copyrights © 2026