Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa dalam puisi yang terdapat pada buku teks Bahasa Indonesia kelas X SMA edisi revisi 2017 dan 2023 serta menafsirkan fungsi stilistika dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika. Data berupa larik puisi yang mengandung gaya bahasa dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi dalam buku teks memuat berbagai jenis gaya bahasa, yaitu perbandingan, pertautan, pengulangan, dan pertentangan. Gaya bahasa perbandingan, khususnya metafora dan personifikasi, menjadi bentuk yang paling dominan karena mampu memperkuat citraan, emosi, dan kedalaman makna. Keberadaan gaya bahasa lainnya berfungsi menciptakan hubungan simbolik, ritme puitik, serta kritik sosial yang tersirat dalam teks. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan majas dalam puisi tidak hanya berperan sebagai unsur estetika, tetapi juga sebagai strategi pembentukan makna yang relevan dengan pembelajaran apresiasi sastra di sekolah.
Copyrights © 2026