Latar belakang: Kinerja dosen dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk budaya organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Pemahaman terhadap hubungan antarvariabel ini penting untuk meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan dan kualitas layanan akademik di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan motivasi terhadap kinerja dosen dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Metode penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada dosen di beberapa perguruan tinggi. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial, termasuk pengujian hubungan antarvariabel serta pengaruh mediasi kepuasan kerja. Hasil penelitian: Temuan menunjukkan bahwa budaya organisasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dosen. Kepuasan kerja terbukti berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Hal ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan meningkatkan motivasi dosen agar kinerja akademik optimal. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja dosen tidak hanya bergantung pada motivasi individu, tetapi juga pada budaya organisasi dan kepuasan kerja. Perguruan tinggi disarankan untuk merancang strategi pengelolaan SDM yang holistik, dengan fokus pada penguatan budaya positif, pemberian insentif motivasional, dan peningkatan kepuasan kerja.
Copyrights © 2026