Latar belakang: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai permasalahan dalam pengelolaan keuangan, terutama yang berkaitan dengan rendahnya literasi keuangan dan keterbatasan pemanfaatan teknologi keuangan (fintech). Integrasi literasi keuangan dan fintech dipandang sebagai pendekatan yang relevan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM secara lebih efektif dan berkelanjutan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Variabel yang dianalisis meliputi literasi keuangan, pemanfaatan fintech, dan pengelolaan keuangan UMKM. Hasil penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM serta pemanfaatan fintech. Selain itu, pemanfaatan fintech juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa literasi keuangan menjelaskan 21 persen variasi pemanfaatan fintech, sedangkan literasi keuangan dan fintech secara simultan menjelaskan 49 persen variasi pengelolaan keuangan UMKM. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan dan pemanfaatan fintech merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM. Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan yang terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi keuangan perlu menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan UMKM di Indonesia.
Copyrights © 2026