Latar belakang : Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) di Desa Klambir V - Desa Klambir V masih menghadapi beberapa kendala yang berakibat pada inefisiensi pengelolaan keuangan dan lemahnya akuntabilitas publik. Berikut beberapa latar belakang masalah yang perlu dikaji. Kurangnya Pemahaman terhadap SAP diantaranya Banyak pegawai di Desa Klambir V - Desa Klambir V yang belum memiliki pemahaman yang memadai tentang SAP. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam menerapkan SAP secara konsisten dan benar, Kurangnya pemahaman ini dapat berakibat pada penyajian laporan keuangan yang tidak akurat dan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Metode penelitian: Pedekatan penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif . Dimana metode deskriptif ini bertujuan untuk menguraikan sistematis tentang teori (bukan sekedar pendapat pakar atau penulis buku) dan hasil penelitian yang relevan dengan variable yang ditelitiā. Rusiadi (2013:14). Hasil penelitian: Penelitian ini dilakukan di beberapa desa di wilayah desa Klambir V, dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap perangkat desa serta dokumen keuangan desa. Adapun hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar aparatur desa telah mengenal Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Kesimpulan: Implementasi standar akuntansi dalam pengelolaan keuangan desa telah memberikan dampak positif terhadap transparansi dan akuntabilitas, meskipun masih diperlukan pembinaan dan peningkatan kompetensi aparat desa untuk optimalisasi pelaksanaan di lapangan.
Copyrights © 2026