Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PIUTANG DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP LIKUIDITAS PADA PT. SUMBER ALFARIA TRIJAYA Ranisah , Gerda; kurnia sari, ayu
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Juli 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i2.6953

Abstract

Latar belakang masalah : PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk merupakan salah satu perusahaan ritel modern terbesar di Indonesia, yang dikenal dengan jaringan minimarket Alfamart-nya. Dalam menjalankan operasinya, perusahaan sangat bergantung pada manajemen piutang dan inventaris yang efisien, mengingat tingginya volume transaksi harian dan ketergantungan pada arus kas yang lancar. Manajemen piutang yang baik akan mempercepat penerimaan kas dari pelanggan, sementara manajemen inventaris yang efisien akan mencegah kelebihan stok dan kehabisan stok. Kedua faktor ini secara signifikan memengaruhi tingkat likuiditas, yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Namun, dalam praktiknya, perputaran piutang dan inventaris tidak selalu optimal. Jika piutang sulit ditagih atau perputaran inventaris terlalu lama, hal itu dapat memberi tekanan pada arus kas perusahaan, yang pada akhirnya mengganggu likuiditas. Sebaliknya, manajemen yang efisien akan mendukung kelancaran operasi dan menjaga stabilitas keuangan perusahaan. Metode penelitian : Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menganalisis data menggunakan statistik inferensial yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan. Tujuan analisis ini adalah untuk menentukan tingkat hubungan dan pola/bentuk pengaruh antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian : Perputaran Piutang Usaha memiliki dampak positif dan tidak signifikan terhadap likuiditas perusahaan. Hal ini diakibatkan kurang maksimal perputaran piutang usaha tak tertagih, sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam membayar liabilitas jangka pendek perusahaan
MSMEs Upgrade with The Concept of Green Accounting and Digitalization (Study Literature Review) Kurnia Sari, Ayu; Kesuma, Sambas Ade; Muda, Iskandar
International Journal of Social Service and Research Vol. 3 No. 3 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i3.302

Abstract

MSME is one of the products belonging to the small and environmentally friendly industrial sector. The concept of MSMEs related to green accounting and digitization is still not optimal, so this can be used as research. The purpose of this research is to see how the concept of green accounting and digitization of accounting for MSMEs is developing. To show macro and micro perspectives on green accounting, an issue related to the environment and ecological science, and the sustainable management of natural ecosystems. This research method was carried out using the study literature review method. The population used is 1,603 units of the MSME sector in the city of Medan. The results of this study state that SMEs will be able to upgrade to a high level by applying digitalization to their market place and the concept of green accounting which can provide income for the environment and MSMEs.
IMPLEMENTASI PENERAPAN STANDART AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA Adetiya, Poppy; kurnia sari, ayu
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7936

Abstract

Latar belakang : Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) di Desa Klambir V - Desa Klambir V masih menghadapi beberapa kendala yang berakibat pada inefisiensi pengelolaan keuangan dan lemahnya akuntabilitas publik. Berikut beberapa latar belakang masalah yang perlu dikaji. Kurangnya Pemahaman terhadap SAP diantaranya Banyak pegawai di Desa Klambir V - Desa Klambir V yang belum memiliki pemahaman yang memadai tentang SAP. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam menerapkan SAP secara konsisten dan benar, Kurangnya pemahaman ini dapat berakibat pada penyajian laporan keuangan yang tidak akurat dan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Metode penelitian: Pedekatan penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif . Dimana metode deskriptif ini bertujuan untuk menguraikan sistematis tentang teori (bukan sekedar pendapat pakar atau penulis buku) dan hasil penelitian yang relevan dengan variable yang ditelitiā€. Rusiadi (2013:14). Hasil penelitian: Penelitian ini dilakukan di beberapa desa di wilayah desa Klambir V, dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap perangkat desa serta dokumen keuangan desa. Adapun hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar aparatur desa telah mengenal Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Kesimpulan: Implementasi standar akuntansi dalam pengelolaan keuangan desa telah memberikan dampak positif terhadap transparansi dan akuntabilitas, meskipun masih diperlukan pembinaan dan peningkatan kompetensi aparat desa untuk optimalisasi pelaksanaan di lapangan.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SEI SEMAYANG kurnia sari, ayu; Saputra, Hendra; Aulia; Arifah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v4i1.8026

Abstract

Pemerintah desa dapat menyelenggarakan berbagai program, seperti pelatihan keterampilan, penyediaan akses permodalan, dan bantuan bibit/ternak, yang secara langsung berdampak pada peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Menjadi fasilitator yang menjembatani masyarakat dengan pihak luar, seperti pemerintah tingkat atas, swasta, atau lembaga non-pemerintah, untuk mendapatkan dukungan, informasi pasar, dan kemitraan strategis. Dengan peran-peran ini, pemerintah desa tidak hanya meningkatkan pendapatan per kapita, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan mengurangi kemiskinan. Untuk informasi lebih lanjut tentang program dan kebijakan pemerintah desa, Anda dapat merujuk pada Portal Resmi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri atau mencari informasi spesifik melalui situs web pemerintah kabupaten/kota setempat.