Bullying di lingkungan sekolah merupakan masalah sosial yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, dan prestasi akademik siswa. Penelitian menunjukkan bahwa bullying dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan penurunan motivasi belajar pada korban. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 15 Kota Serang dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang stop bullying kepada siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan pembagian materi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% siswa memahami lebih baik tentang bullying dan dampaknya, sedangkan 72% siswa merasa lebih percaya diri untuk melaporkan kejadian bullying. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah menciptakan perubahan perilaku jangka panjang, terutama terkait pelaporan dan perlindungan korban. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang lebih tegas dari pihak sekolah untuk mendukung upaya pencegahan bullying dan memastikan perlindungan yang memadai bagi korban. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya penyuluhan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.
Copyrights © 2025