Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

An analysis of the effectiveness of merdeka curriculum implementation in primary schools Salma, Putri; Fitriani, Rani; Azizah, Silsi Nur
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v11i2.49449

Abstract

The curriculum is an important educational component, serving as a guide for the teaching and learning process, which must be continuously adapted to the times. Currently, the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia has launched a new curriculum, namely the Merdeka Curriculum. This study aims to determine the effectiveness of implementing the Merdeka Curriculum in elementary schools as a basic education level. The research was conducted through observations at SDN 244 Guruminda, SDN 235 Lengkong Kecil, and SDN 094 Parakan Waas, the driving schools required to implement the Merdeka Curriculum. Implementing the Merdeka Curriculum in these schools is motivated by a government policy that sets the driving school as a pioneer in implementing this curriculum. However, the observation results show that implementing the Merdeka Curriculum has not been fully effective. This is due to several factors, including the fact that the Merdeka Curriculum is still relatively new, so there needs to be more time to see a significant impact on the quality of education. It's important to acknowledge the challenges faced in implementing the Merdeka Curriculum. These include teachers' readiness to adopt new learning approaches, the availability of adequate resources, and students' adaptation to more flexible and independent learning methods. Understanding these challenges is the first step towards overcoming them and ensuring the successful implementation of the Merdeka Curriculum. This research contributes to providing an initial picture of the effectiveness of implementing the Merdeka Curriculum in primary schools. The findings of this study can be used as evaluation material for policymakers, educators, and school administrators, empowering them to improve the Merdeka Curriculum and provide practical recommendations for schools that will or are implementing this curriculum. Thus, the results of this study are expected to help create an education system that is more responsive and adaptive to the needs of the times, improve the quality of learning, and advance education in Indonesia.
Inovasi Pendidikan Karakter Sekolah Dasar Pada Era Digital Berdasarkan Konsep Al-Ghazali salma, Putri; Nur Azizah, Silsi; Suargana, Lisnawati
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v11i2.1651

Abstract

Pendidikan karakter adalah suatu bentuk usaha yang dilakukan oleh para pendidik terhadap anak didiknya guna memberdayakan atau memunculkan karakter kepribadian peserta didik agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusianya itu sendiri dan orang disekitarnya dan menanamkan nilai moral guna menjauhkan dari perilaku yang menyimpang. Dalam Penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi . Dimana melakukan penelitian dilapangan dengan melakukan pengamatan kepada guru-guru sekolah dasar dalam mengimplikasikan pendidikan karakter kepada peserta didiknya . Teknik penggumpulan data yang digunakan penulis adalah menggunakan kajian pustakan atau studi literatur dengan mencari beberapa sumber rujukan dari beberapa jurnal yang relevan dan terpercaya. Al-Ghazali adalah Seorang ilmuan yang memiliki keahlian dibeberapa bidang ilmu. Salah satunya beliau memiliki konsep tentang pendidikan karakter untuk siswa yang mengacu atau tujuannya untuk membentuk siswa yang memuliki Akhlak Al-Kharimah yaitu melalui 4 konsep , diantaranya :a).Pendidikan yang ditujukan untuk membentuk kepribadian manusia yang memiliki ahklak mulia; b).Sistem kurikulum yang dipakai harus mengoptimalkan potensi yang ada pada peserta didik; c).Pendidikan karakter adalah pendidikan yang diharapkan dapat merubah tingkah laku dan perilaku manusia dalam berinteraksi didalam lingkungan tempat dimana dia hidup; d).pendidikan karakter bersifat meningkatkan nilai spiritual peserta didik.
Pengaruh Pemanfaatan, Dan Efisiensi Waktu, dan Kemudahan Terhadap Keputusan Penggunaan E-Wallet GOPAY Erlangga, Riki; Ferdiansyah, Muhammad Tri; salma, Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.615

Abstract

This study aims to evaluate the impact of Usefulness, Time Efficiency, and Convenience on the choice to use the digital wallet application GoPay in Sukarame, both individually and collectively. The research sample consisted of 100 respondents aged 17 to 40, selected through incidental sampling. Data were gathered using a Google Form questionnaire and analyzed with SPSS version 19. The results of the t-test indicate that all three variables have a significant individual effect on the decision to use GoPay. An R Square value of 0. 731 reveals that 73% of the decision to use is influenced by the variables of Usefulness, Time Efficiency, and Convenience, while 27% is influenced by other factors. The study concludes that GoPay is competitive with other digital wallets and that these three variables have a significant collective impact on the decision to use GoPay in Sukarame.
Upaya Membangun Generasi Unggul dengan Menanamkan Unsur Kepemimpinan pada Remaja: Literature Review Arbitera, Cahya; Mizaniah, Silmi; Safitriani, Vyrza Aristya; Safira, Dinda; Larasati, Anindita; Pertiwi, Hanna; Fakhrunnisa, Raissa Athalia; Salma, Putri; Zharfan, Faza Raisa; Andini, Gita; Jasmine, Devrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15157

Abstract

Tujuan penelitian literature review ini adalah untuk melakukan analisis sistematis terhadap unsur kepemimpinan pada remaja sebagai langkah membangun generasi unggul bangsa Indonesia. Remaja atau yang lebih sering disebut dengan Generasi Z yaitu mereka yang lahir pada tahun 1997 sampai dengan tahun 2012 jumlahnya sekarang mendominasi penduduk di Indonesia dengan jumlah sekitar 74,93 juta jiwa, atau 27,94% dari total populasi. Sebagai generasi penerus bangsa maka remaja harus memiliki unsur atau jiwa kepemimpinan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap kepemimpinan pada anak dan remaja, baik diantaranya yaitu kejujuran, keberanian, rasa tanggung jawab, dorongan, keinginan untuk memimpin, kepercayaan diri, pengetahuan, kompromi, bertoleransi, peran pendidik, pembinaan karakter melalui kegiatan organisasi, serta tantangan dari Revolusi Industri 4.0. Selain itu, penting juga untuk melakukan kaderisasi kepemimpinan dengan menyediakan wadah untuk pemberdayaan potensi anggota dan evaluasi kontrol organisasi. Artikel ini menggunakan metode literatur review yang bersumber dari Google Scholar berdasarkan artikel-artikel yang relevan dari tahun 2019 hingga 2023, dengan menggunakan kata kunci kepemimpinan remaja, unsur atau faktor kepemimpinan, dan kepemimpinan remaja generasi emas.
Inovasi Pendidikan Karakter Sekolah Dasar Pada Era Digital Berdasarkan Konsep Al-Ghazali salma, Putri; Nur Azizah, Silsi; Suargana, Lisnawati
Jendela Pendidikan : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v11i2.1651

Abstract

Pendidikan karakter adalah suatu bentuk usaha yang dilakukan oleh para pendidik terhadap anak didiknya guna memberdayakan atau memunculkan karakter kepribadian peserta didik agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusianya itu sendiri dan orang disekitarnya dan menanamkan nilai moral guna menjauhkan dari perilaku yang menyimpang. Dalam Penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi . Dimana melakukan penelitian dilapangan dengan melakukan pengamatan kepada guru-guru sekolah dasar dalam mengimplikasikan pendidikan karakter kepada peserta didiknya . Teknik penggumpulan data yang digunakan penulis adalah menggunakan kajian pustakan atau studi literatur dengan mencari beberapa sumber rujukan dari beberapa jurnal yang relevan dan terpercaya. Al-Ghazali adalah Seorang ilmuan yang memiliki keahlian dibeberapa bidang ilmu. Salah satunya beliau memiliki konsep tentang pendidikan karakter untuk siswa yang mengacu atau tujuannya untuk membentuk siswa yang memuliki Akhlak Al-Kharimah yaitu melalui 4 konsep , diantaranya :a).Pendidikan yang ditujukan untuk membentuk kepribadian manusia yang memiliki ahklak mulia; b).Sistem kurikulum yang dipakai harus mengoptimalkan potensi yang ada pada peserta didik; c).Pendidikan karakter adalah pendidikan yang diharapkan dapat merubah tingkah laku dan perilaku manusia dalam berinteraksi didalam lingkungan tempat dimana dia hidup; d).pendidikan karakter bersifat meningkatkan nilai spiritual peserta didik.
PENERAPAN METODE ECODESIGN STRATEGY WHEEL DALAM PERANCANGAN PRODUK SEPATU BERBASIS LIMBAH KAIN DARI INDUSTRI KONVEKSI Salma, Putri; Tri Jayanti, Ghia; Mu’minah, Afifah
ASKARA: Jurnal Seni dan Desain Vol 4 No 2 (2025): ASKARA: Jurnal Seni dan Desain
Publisher : LPPM Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/askara.v4i2.2024

Abstract

Fenomena fast fashion telah meningkatkan produksi limbah kain dan sepatu yang sulit terurai secara ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sepatu kasual berbasis limbah kain Japan Drill dari Industri konveksi dengan menerapkan pendekatan Ecodesign Strategy Wheel guna menghasilkan produk yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan campuran (mixed method), yakni menggabungkan metode kuantitatif (analisis perusahaan sepatu & konveksi) dan kualitatif (observasi, wawancara, dan studi literatur). Proses perancangan mengikuti tujuh strategi utama dari Ecodesign Strategy Wheel yang mencakup seleksi material berdampak rendah, efisiensi produksi, hingga optimalisasi akhir siklus hidup produk. Hasil perancangan adalah sebuah ballet flats shoes yang ditujukan untuk pengguna perempuan usia 18–35 tahun sebagai solusi produk ramah lingkungan yang mengusung nilai keberlanjutan dan estetika dari limbah kain.
Edukasi Stop Bullying di Sekolah Dasar Negeri 15 Kota Serang: Upaya Meningkatkan Kesadaran Sosial dan Kesehatan Mental Siswa Berthanilla, Rethorika; Hasuri; Endang Tri Santi; Marthalena; Indrianti Azhar Firdausi; Salma, Putri
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.zcbqp547

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan masalah sosial yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, dan prestasi akademik siswa. Penelitian menunjukkan bahwa bullying dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan penurunan motivasi belajar pada korban. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 15 Kota Serang dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang stop bullying kepada siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan pembagian materi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% siswa memahami lebih baik tentang bullying dan dampaknya, sedangkan 72% siswa merasa lebih percaya diri untuk melaporkan kejadian bullying. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah menciptakan perubahan perilaku jangka panjang, terutama terkait pelaporan dan perlindungan korban. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang lebih tegas dari pihak sekolah untuk mendukung upaya pencegahan bullying dan memastikan perlindungan yang memadai bagi korban. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya penyuluhan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.