Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan yang direkomendasikan adalah konsumsi tablet tambah darah (Fe), namun tingkat kepatuhan ibu hamil masih rendah dan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan keteraturan konsumsi tablet Fe. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 52 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–35 tahun, berpendidikan SMA, tidak bekerja, multigravida, dan memiliki kadar Hb <11,5 gr%. Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kurang (42,3%) dan tidak teratur mengonsumsi tablet Fe (59,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan keteraturan konsumsi tablet Fe (p-value = 0,003). Ibu dengan pengetahuan lebih baik cenderung lebih teratur mengonsumsi tablet Fe dibandingkan ibu dengan pengetahuan kurang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan ibu hamil sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe sebagai upaya pencegahan anemia selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutan melalui tenaga kesehatan dan program antenatal care untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ibu hamil dalam menjaga status kesehatannya.
Copyrights © 2026