Penjadwalan kegiatan mahasiswa merupakan tantangan kompleks akibat tingginya intensitas aktivitas akademik dan non-akademik yang terjadi secara simultan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi model formal matematika diskrit, khususnya konsep relasi dan fungsi yang bersifat injektif dan total, dengan penggabungan dua pendekatan algoritmik sekaligus: Greedy Algorithm untuk kecepatan inisialisasi dan Genetic Algorithm (GA) untuk optimasi solusi. Melalui sifat fungsi injektif, sistem menjamin pemetaan unik antara kegiatan dan slot waktu, sementara sifat fungsi total memastikan seluruh daftar aktivitas terakomodasi tanpa sisa. Metode ini dirancang untuk mengatasi kelemahan penjadwalan konvensional yang sering kali gagal menangani konstrain multi-aktivitas yang padat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan hibrida ini mampu mereduksi konflik jadwal hingga 75% dibandingkan metode manual atau heuristik tunggal. Selain itu, sistem meningkatkan efisiensi waktu luang secara signifikan dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 90%. Fleksibilitas model ini memberikan kontribusi baru dalam literatur manajemen waktu berbasis komputasi, menjadikannya solusi adaptif untuk skenario penjadwalan tim proyek, organisasi, maupun sistem akademik terpadu di lingkungan pendidikan tinggi.
Copyrights © 2026