Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif di Indonesia masih rendah yaitu hanya sebesar 20%. Pemberian ASI eksklusif yang rendah akan berdampak negatif bagi bayi yaitu stunting, imun bayi yang lemah dan mudah terserang penyakit. Salah satu penyebab utama rendahnya pemberian ASI eksklusif adalah Stres yang dialami pada ibu menyusui. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi tingkat stres ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional Study. Populasi penelitian ibu menyusui yang memiliki usia bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh yang berjumlah 547 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan Proportional Sampling berjumlah 94 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Kessler psychological Distress dengan nilai reliabel 0,93. Data dianalisis menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas tingkat stres ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif berada pada kategori ringan 44 responden (44,6%). Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan promosi ASI eksklusif dengan dengan melibatkan anggota keluarga dalam proses edukasi, agar mereka dapat mendukung ibu menyusui, mengurangi beban ibu menyusui dan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif, sehingga stres yang dialami ibu berkurang.
Copyrights © 2025