Proses penuaan menyebabkan lansia rentan mengalami penyakit degeneratif, salah satunya rematik. Rendahnya pengetahuan tentang penanganan rematik menjadi faktor pemicu kekambuhan. Pendidikan kesehatan merupakan intervensi penting untuk meningkatkan pemahaman lansia terkait penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan lansia tentang penanganan penyakit rematik Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan one group pretest–posttest. Jumlah sampel sebanyak 50 lansia yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi 50% responden memiliki pengetahuan kurang, sedangkan setelah intervensi 66% responden memiliki pengetahuan baik. Uji t menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), artinya terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan lansia. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan edukasi kesehatan secara rutin di masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai penanganan rematik.
Copyrights © 2025