Artikel ini menyajikan tinjauan kritis dan sistematis terhadap teori serta temuan empiris mengenai pengaruh berbagai gaya kepemimpinan meliputi kepemimpinan transformasional, transaksional, otokratis (autocratic), demokratis (participative), dan laissez-faire terhadap produktivitas kerja pada tingkat individu, tim, dan organisasi. Dengan mengintegrasikan hasil studi klasik dan kajian meta analitik mutakhir, artikel ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional secara konsisten memiliki hubungan positif yang signifikan dengan produktivitas kerja, kinerja tugas, serta perilaku kerja kontekstual. Kepemimpinan transaksional, khususnya melalui mekanisme contingent reward, terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas pada konteks kerja yang terstruktur dan berbasis target. Sebaliknya, gaya kepemimpinan laissez-faire dan kepemimpinan pasif berasosiasi negatif dengan produktivitas, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi.
Copyrights © 2025