Pengabdian ini menjawab pertanyaan utama mengenai bagaimana program BESTEE mampu meningkatkan kapasitas usaha dan pemberdayaan ekonomi pelaku UMKM perempuan yang menghadapi keterbatasan literasi keuangan, keterampilan manajerial, dan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menempatkan diri dalam kajian pemberdayaan perempuan dan penguatan UMKM berbasis pelatihan serta pendampingan partisipatif. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui lima tahap: identifikasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi, yang melibatkan 25 pelaku UMKM perempuan di Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan pencatatan keuangan, manajemen usaha, pembuatan identitas usaha, serta kemampuan pemasaran digital. Selain itu, peserta pendampingan mengalami peningkatan kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan, dan terbentuknya komunitas UMKM perempuan yang aktif. Temuan ini menegaskan bahwa program BESTEE merupakan model pemberdayaan yang efektif dalam mengembangkan kapasitas usaha dan memperkuat posisi perempuan sebagai aktor ekonomi dalam keluarga dan komunitas.
Copyrights © 2026