Globalisasi yang terjadi mengakibatkan perubahan signifikan. Penyesuaian terhadap dampak ini perlu diperhatikan, terutama pada bidang pendidikan. Pendidikan menjadi sangat penting dalam pengembangan potensi manusia untuk dipersiapkan dalam zaman globalisasi. Pendidikan dipersiapkan menghadapi perubahan sosial budaya yang sangat cepat. Peranan pendidikan juga penting dalam penguatan karakter, sehingga menghasilkan individu yang dapat berpikir maksimal. Pendidikan zaman sekarang sangat perlu memberikan pengalaman di samping pembelajaran biasa, adanya keterbukaan pikiran terhadap situasi sosial dan budaya, serta dapat beradaptasi dengan perkembangan masyarakat dalam kehidupan sosial. Selain itu, penguatan keterampilan untuk menghadapi globalisasi menjadi faktor penting. Semakin globalisasi masuk ke dalam ruang kehidupan, cepat atau lambat akan mempengaruhi budaya, tidak terkecuali pendidikan. Selain itu, interaksi terhadap berbagai hal menjadi semakin terbuka. Ilmu sosio-humaniora memfasilitasi perkembangan tersebut di samping persiapan lulusan untuk bekerja di industri teknik. Kemampuan berbahasa menjadi hal yang penting, apalagi bahasa di luar bahasa target mainstream. Selain itu, bahasa semakin diperlukan sebagai sebuah isu baru dan utama, karena negara-negara berkembang yang menuju industri semakin berpotensi menjadi pengguna bahasa tersebut, terutama dalam Revolusi Industri Era 4.0. Pengetahuan dan keterampilan dalam bahasa berikut budaya perlu mendapatkan perhatian khusus. Berdasarkan hasil kajian dapat diperoleh skema bahwa dalam bidang sosio-humaniora, khususnya pendidikan vokasi, perlu adanya pijakan pedagogi kritis. Hal ini menerangkan bahwa pendidikan bukanlah hanya terpusat pada proses belajar di kelas ataupun dalam model nonformal, melainkan menjadi bagian dalam aspek pembudayaan karakter era Revolusi 4.0, aspek budaya produktivitas yang sangat tinggi, serta aspek wawasan kebangsaan dan globalisasi.
Copyrights © 2020